Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Liverpool vs Wolves, Arne Slot Ingin Tutup Tahun dengan Positif

Dhika Kusuma Winata
26/12/2025 19:07
Liverpool vs Wolves, Arne Slot Ingin Tutup Tahun dengan Positif
Manajer Liverpool asal Belanda, Arne Slot, tersenyum di lapangan setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Arsenal di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris.(PETER POWELL / AFP)

LIVERPOOL menjamu Wolves pada lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield, Sabtu (27/12) malam pukul 22.00 WIB. Pasukan Arne Slot mencari panggung untuk menegaskan kebangkitan sekaligus menutup tahun dengan optimisme.

The Reds memasuki periode selepas Natal dengan situasi yang tak sepenuhnya ideal. Meski performa mereka menunjukkan perbaikan dalam beberapa pekan terakhir, Liverpool terpaksa berada di luar empat besar klasemen.

Sejarah berpihak pada Liverpool di periode akhir tahun. Mereka memenangi 17 dari 20 laga liga terakhir yang dimainkan antara Natal hingga Tahun Baru dengan hanya dua kali imbang dan satu kekalahan. Di Anfield, catatan itu bahkan lebih impresif. 

Liverpool tak terkalahkan dalam 31 dari 32 laga kandang liga yang digelar antara boxing day dan malam Tahun Baru, dengan 25 kemenangan dan enam hasil imbang.

Namun, ada satu catatan yang menjadi pengingat. Satu-satunya kekalahan dalam rentang itu terjadi saat melawan Wolves pada 2010.

Arne Slot menegaskan makna khusus pertandingan Liverpool vs Wolves di periode akhir tahun bagi klub dan pendukungnya. Timnya ingin menutup tahun dengan catatan manis meski menyadari masih ada pekerjaan rumah yang harus dibereskan.

“Saya tahu betapa istimewanya tradisi sepak bola pada masa ini di Inggris, jadi merupakan sebuah kehormatan bisa bermain di hadapan pendukung kami sendiri, terlebih karena ini memberi kesempatan untuk bersama untuk terakhir kalinya di 2025,” ujar Slot dikutip laman klub, Jumat (26/12).

“Sudah pasti kami ingin mengakhiri tahun dengan hasil yang baik. Dalam beberapa pekan terakhir kami membuat kemajuan, tetapi kami juga sadar masih ada area yang perlu diperbaiki,” imbuhnya.

Berbanding terbalik dengan Liverpool, Wolves seolah tak sabar menunggu tahun berganti. Kekalahan 0-2 dari Brentford pekan lalu kembali menambah panjang daftar catatan negatif mereka. Hasil itu memperpanjang rentetan tanpa kemenangan Wolves di Liga Primer menjadi 21 pertandingan dengan tiga kali imbang dan 18 kekalahan.

Tim tamu datang ke Anfield dengan kondisi yang jauh dari suasana perayaan. Jika kembali gagal meraih kemenangan, mereka berpotensi mencatatkan diri sebagai tim kedua dalam sejarah liga sepak bola Inggris yang hanya mengoleksi dua poin atau kurang setelah 18 pertandingan setelah Newport County pada musim 1970/1971. (Dhk)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya