Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSEBAYA Surabaya hanya ditahan imbang 2-2 saat menjamu Borneo FC dalam lanjutan pertandingan Super League 2025/2026, Sabtu (21/12) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Meski imbang, tim besutan Uston Nawawi menunjukkan peningkatan permainan luar biasa.
Usai pertandingan pelatih fisik Persebaya Shin Sang-gyu yang menggantikan Uston Nawawi sementara mengatakan hasil pertandingan memang tidak sesuai harapan, namun peningkatan permainan tim menjadi catatan penting, terutama dari sisi kerja kolektif dan performa individu pemain.
“Sisi kerja kolektif dan performa individu pemain luar biasa, ini bagi kami menjadi catatan penting bagi pelatih untuk meningkatkan di pertandingan selanjutnya,” kata Shin Sang-gyu.
Ujung tombak Persebaya Diego Mauricio meski tidak menunjukkan permainan terbaiknya, namun dia memiliki kualitas pergerakan yang baik di dalam kotak penalti.
Sejak awal, katanya, kontribusi Diego tidak mengejutkan karena telah terlihat dalam latihan dan menjadi bagian dari ekspektasi tim pelatih. “Tapi untuk memancing lawang dia sangat bagus,” ujarnya.
Perubahan lain yang dilakukan adalah ketika menempatkan Catur Pamungkas sebagai pemain sayap. Menurut Shin Sang-gyu ini sebagai strategi yang memang direncanakan karena minim pemain.
Absenya dua pemain pilar, Bruno Moreira dan Francisco Rivera memaksa mengubah catur pada posisi tidak sebenarnya. “Tapi tetap menjadi bagian skenario yang dilakukan pelatih” katanya.
Shin juga menyoroti peningkatan kondisi fisik pemain yang mendapat apresiasi dari suporter. “Fisik itu tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi pondasi bagi penerapan taktik seperti high pressing dan intensitas permainan,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Persebaya Surabaya dipaksa bermain imbang 2-2 lawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/12) malam.
Persebaya kalah lebih dulu lewat gol pada menit ke-23. Umpan silang Caxambu dari sisi kiri pertahanan Persebaya disambut Juan Villa yang sukses menaklukkan Ernando Ari.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan satu menit. Gali Freitas mencetak gol penyeimbang pada menit ke-25 setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti.
Pada menit ke-71. Upaya Leo Lelis memotong umpan Mariano Peralta justru berujung gol bunuh diri yang membuat Borneo FC kembali unggul.
Kerja keras tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-89. Malik Risaldi mencetak gol penyeimbang lewat situasi bola kedua dan mengubah skor menjadi 2-2. Skor imbang 2-2 menutup duel sengit di Stadion Gelora Bung Tomo.(H-2)
Setelah menelan dua kekalahan beruntun di laga tandang, bermain di hadapan publik Ternate menjadi momentum emas bagi Malut United untuk meraih kemenangan.
Preview Persis Solo vs Madura United di Stadion Manahan. Analisis H2H, prediksi susunan pemain, dan statistik kunci pekan ke-21 Super League 2026.
Preview Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta 13 Feb 2026. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan head to head di Super League Indonesia.
Sebelum merapat ke Persis Solo, Abu Kamara bukanlah sosok asing di kancah Super League musim ini. Di paruh pertama kompetisi, ia tercatat membela PSM Makassar.
Persebaya Surabaya mengalami krisis ujung tombak menyusul cedera Malik Rizaldi dan Perovic, jelang menjamu Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sabtu (14/2).
Dejan Tumbas menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membawa Persis Solo merangkak naik ke posisi yang lebih aman di klasemen sementara Super League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved