Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LEEDS vs Liverpool kembali menghadirkan drama. Kali ini, The Reds gagal membawa pulang kemenangan setelah kebobolan di detik-detik akhir, membuat duel di Elland Road berakhir 3-3 pada Sabtu (6/12).
Hasil ini bukan hanya menyisakan kekecewaan, tetapi juga mengundang banyak tanda tanya soal arah permainan Liverpool di bawah Arne Slot.
Berikut 5 fakta penting yang mencuri perhatian dari laga penuh naik-turun ini.
Liverpool sebenarnya berada di jalur yang tepat ketika unggul 2-0 lewat brace Hugo Ekitike. Namun, pola permainan yang terlalu berhati-hati justru membuka ruang bagi Leeds untuk bangkit.
Slot tampak ingin mengubah Liverpool menjadi tim yang bermain dengan intensitas rendah dan meminimalkan risiko. Sayangnya, strategi itu belum pernah benar-benar terasa nyaman bagi skuad yang terbiasa bermain agresif.
Hasilnya?
Lima poin dari kemungkinan sembilan saat melawan tim peringkat 18, 7, dan 16 tentu jauh dari kata cukup, bahkan mempertebal keraguan apakah Slot adalah orang yang tepat untuk memimpin era baru The Reds.
Puncak kebingungan taktik Slot terjadi saat ia memasukkan Wataru Endo untuk menggantikan Cody Gakpo, lalu mengubah Liverpool menjadi formasi 4-5-1.
Alih-alih menenangkan permainan, Liverpool justru mundur terlalu dalam dan memberi Leeds keberanian untuk terus menekan. Elland Road yang bergemuruh menjadi bahan bakar tambahan bagi tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.
Dan benar saja, Liverpool kehilangan kendali, serta kebobolan gol penyama kedudukan oleh Ao Tanaka di menit 90+6.
Konate kembali menjadi pusat kritik setelah pelanggaran yang berujung penalti membuka jalan bagi Leeds untuk memperkecil ketertinggalan. Performa bek Prancis itu kini memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Awal musim, banyak yang masih bersikap maklum, mengingat kualitas Konate tak pernah diragukan. Namun, rangkaian kesalahan berulang membuat pertanyaan tentang kelayakannya menjadi starter makin lantang terdengar.
Dengan Joe Gomez tersedia, sulit membela keputusan mempertahankan Konate di susunan utama.
Liverpool musim ini tampak begitu rapuh dalam situasi bola mati, dan gol Leeds di penghujung laga membuat catatan itu semakin kelam.
The Reds kini sudah kebobolan 10 gol dari set-piece di Liga Primer Inggris, terburuk di liga, sementara hanya menciptakan dua gol dari skema serupa.
Bandingkan dengan Arsenal yang mengoleksi +6 selisih gol dari set-piece.
Liverpool? -8.
Sebuah jurang 14 gol yang mustahil diabaikan.
Tidak heran bila Aaron Briggs, sang pelatih set-piece, disebut-sebut harus mulai berkeringat dingin.
Di tengah kritik yang mengalir deras, Hugo Ekitike menjadi satu dari sedikit titik terang Liverpool di laga ini.
Striker Prancis itu menunjukkan ketajamannya lewat dua gol berkelas, membuktikan bahwa dirinya tidak kehilangan insting meski terakhir mencetak gol pada Oktober lalu.
Selain penyelesaian akhir, Ekitike juga tampil sebagai target-man modern yang cerdas, mampu menahan bola sekaligus membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya.
Penampilannya mengingatkan bahwa Liverpool sebenarnya memiliki materi pemain berkualitas, yang seharusnya bisa tampil jauh lebih baik dengan pendekatan taktik yang tepat.
Hasil imbang Leeds vs Liverpool ini bukan sekadar kehilangan dua poin, tetapi sinyal bahwa persoalan Liverpool lebih dalam dari sekadar kesalahan individu. Kombinasi taktik yang tidak meyakinkan, pertahanan rapuh, dan ketidakmampuan mengontrol laga membuat masa depan Slot di Anfield semakin penuh tekanan.
Namun setidaknya, ada secercah harapan lewat performa Ekitike, sebuah pengingat bahwa potensi skuad ini masih besar, tinggal menunggu sosok yang mampu memaksimalkannya. (David Lynch dari Thisisanfield/Z-10)
Duel Leeds vs Liverpool, Sabtu (6/12), menghadirkan drama enam gol dan berakhir imbang 3-3. Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena Mohamed Salah kembali dicadangkan
Laga Leeds vs Liverpool kembali menghadirkan drama. Liverpool sudah unggul 2-0, lalu 3-2, namun tetap gagal pulang dengan kemenangan setelah kebobolan di masa tambahan.
Leeds United hampir mencuri poin di markas Manchester City setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol, namun gol Phil Foden pastikan kemenangan 3-2.
Mikel Arteta memuji kemenangan Arsenal 5-0 atas Leeds United di Liga Premier Inggris.
Arsenal berhasil melibas Leeds United dengan skor 4-0 dalam Liga Premier Inggris.
Joe Gomez telah absen membela Liverpool sejak ditarik keluar dalam kekalahan 2-3 dari Bournemouth, akhir Januari lalu.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan komentar tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Man City vs Liverpool yang berakhir dramatis dengan skor 2-1 di Anfield
Manchester City menjaga asa mempertahankan gelar Liga Inggris setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (8/2)
Manajer Liverpool Arne Slot memilih tidak mengomentari kartu merah yang diterima Dominik Szoboszlai dalam laga kontra Manchester City.
Pep Guardiola menegaskan betapa sulitnya meraih kemenangan di kandang Liverpool. Laga Liverpool vs Man City berakhir dramatis dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, merefleksikan kekalahan menyakitkan dari Manchester City di Anfield.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved