Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Perundingan Kontrak Jean-Philippe Mateta dengan Crystal Palace Terhenti

Basuki Eka Purnama
02/12/2025 06:14
Perundingan Kontrak Jean-Philippe Mateta dengan Crystal Palace Terhenti
Penyerang Crystal Palace Jean-Philippe Mateta.(AFP/Ben Stansall)

MASA depan jangka panjang striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, masih belum pasti karena pembicaraan mengenai kontrak baru yang diyakini telah mandek.

Kontrak pemain internasional Prancis ini akan berakhir pada Juni 2027 - dan diskusi awal mengenai perpanjangan kontrak awal tahun ini digambarkan positif oleh sumber-sumber terpercaya.

Namun, penyelesaian masih harus dicari, dengan sumber-sumber internal mengindikasikan bahwa Mateta tidak terburu-buru untuk berkomitmen pada masa depannya di Eagles.

Mateta telah membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang tengah paling berbahaya di Liga Primer Inggris, dengan performanya yang membantunya menembus timnas Prancis.

Dia telah mencetak dua gol dalam tiga pertandingan untuk tim asuhan Didier Deschamps sejak debutnya pada Oktober.

BBC Sport memang telah diberi tahu bahwa dengan Mateta yang kini memiliki peluang realistis untuk masuk ke dalam skuad timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026, preferensi pemain berusia 28 tahun ini saat ini adalah untuk mempertimbangkan pilihannya setelah turnamen di Amerika Utara.

Dengan kontraknya yang hanya tersisa satu tahun setelah Piala Dunia berakhir Juli mendatang, Mateta akan berada di posisi yang kuat jika ia menjalani turnamen yang baik.

Sumber-sumber menegaskan bahwa dialog antara Mateta dan klub masih berlangsung, dengan harapan ia masih bisa menandatangani kontrak baru dengan Palace.

Sejumlah klub Eropa telah menunjukkan minat kepada Mateta dalam beberapa bulan terakhir, termasuk klub Serie A, Atalanta.

Ketidakpastian mengenai masa depannya muncul di saat kekecewaan Oliver Glasner terhadap aktivitas transfer klub kembali mengemuka.

Glasner, yang memimpin Crystal Palace meraih trofi mayor pertama mereka ketika mengangkat Piala FA pada bulan Mei, telah menyeimbangkan antara kampanye domestik klub dengan penampilan perdana mereka di sepak bola Eropa.

Berbicara kepada Match of the Day setelah kekalahan 2-1 dari Manchester United, Minggu (30/11), pemain Austria itu mengatakan: "Kami melewatkan beberapa peluang di bulan Juli dan Agustus, di bursa transfer, untuk mempermudah kami, tetapi sekali lagi kami akan tetap bersatu dan memperbaikinya."

Glasner melanjutkan dalam konferensi pers pascapertandingannya: "Jika Anda bermain sepak bola Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah Anda, Anda harus berinvestasi dan bukan menabung."

"Saya pikir Januari terlalu terlambat [untuk menambahkan]. Kami akan memainkan lebih dari 50% pertandingan kami."

"Semuanya sudah cukup jelas dan saya tidak mengatakan apa-apa, tetapi hari ini saya pikir sudah waktunya untuk membicarakannya bahwa kami melewatkan kesempatan untuk memainkan musim yang lebih baik di musim panas," lanjutnya.

Masa depan Glasner sendiri masih belum jelas. Kontrak mantan pelatih Eintracht Frankfurt saat ini berakhir pada akhir musim dan belum ada kesepakatan untuk memperpanjangnya. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya