Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BEK Manchester United Noussair Mazraoui mengaku nyaman dimainkan di dua posisi di skuadnya yakni bek sayap dan bek tengah.
"Dua posisi itu cocok untuk saya," ujar Mazraoui, dikutip dari laman daring Setan Merah, Minggu (23/11).
Pemain timnas Maroko itu menyebut jika berperan sebagai bek sayap, yang utamanya di kanan, dirinya dapat menyerang dan bertahan dengan leluasa.
Di posisi itu, Mazraoui menikmati bagaimana dia bisa mengejar dan membendung pemain lawan satu lawan satu, lalu mencoba untuk memenangkan duel.
"Sebagai bek sayap, saya harus lebih banyak naik dan turun. Saya juga mesti sering masuk ke wilayah lawan untuk memberikan assist atau umpan yang bagus," tutur pesepak bola berusia 28 tahun itu.
Jika ditugaskan menjadi salah satu dari tiga bek tengah dalam formasi khas pelatih Manchester United Ruben Amorim, Mazraoui mesti lebih menghidupkan insting bertahannya sambil ikut membangun serangan dari belakang.
"Sebagai bek tengah, saya lebih bertahan, mengendalikan permainan dari belakang dan mengantisipasi serangan balik lawan. Saya juga membangun serangan," tutur Mazraoui.
Dia menegaskan, dirinya bukanlah seorang pesepak bola yang hanya bisa mengisi posisi tertentu.
Dalam pertandingan, dia siap menunaikan apapun yang ditugaskan pelatih. Di Manchster United, Mazraoui bahkan pernah berperan sebagai pemain nomor 10, tepatnya pada laga kontra Fenerbahce di Liga Europa 2024/2025 ketika tim masih ditangani pelatih Erik Ten Hag.
Mazraoui memang dikenal sebagai pemain multiposisi. Laman Transfermarkt mencatat, dia pernah mengisi nyaris semua posisi di lapangan sepanjang kariernya. Cuma menjadi penyerang, penyerang sayap kanan dan kiper yang tidak pernah dirasakannya.
Namun, pada musim 2025/2026, Mazraoui baru bermain lima kali untuk Manchester United yang seluruhnya di Liga Primer Inggris, belum pernah membuat gol atau assist.
Di posisi bek kanan Setan Merah, Mazraoui bersaing dengan Diogo Dalot, yang lebih sering diturunkan oleh pelatih Ruben Amorim.
Adapun di sektor bek tengah, Mazraoui harus bersaing dengan beberapa nama seperti Matthijs de Ligt, Leny Yoro, Harry Maguire, Luke Shaw, dan Ayden Heaven. (Ant/Z-1)
Kobbie Mainoo resmi batalkan rencana hengkang dari Manchester United. Simak alasan sang wonderkid bertahan demi proyek Michael Carrick di Old Trafford.
Manchester United dikabarkan melirik Noah Sadiki dari Sunderland. Simak analisis transfer gelandang "Pitbull" ini dan potensi barter pemain.
Scholes dan Butt sebelumnya meragukan kemampuan bek asal Argentina itu dalam meredam Erling Haaland.
Debut Carrick di bangku pelatih Setan Merah langsung menghadirkan kesan positif. Pelatih interim hingga akhir musim itu berani merombak susunan pemain
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Manchester United merasa frustrasi karena Noussair Mazraoui telah berlatih sepanjang minggu dengan asumsi ia akan terlibat dalam pertandingan.
Bryan Mbeumo (Kamerun), Naoussair Mazraoui (Maroko), dan Amad Diallo (Pantai Gading) semuanya dipanggil untuk berlaga di Piala Afrika yang akan digelar di Maroko itu.
Kedua pemain yang berasal dari Maroko itu pun mendapat kesempatan berbuka di tepi lapangan. Mazraoui dan Nayef tampak melepas dahaga dengan minum serta mengonsumsi gel.
Noussair Mazraoui menegaskan cedera menjadi salah satu risiko besar yang dihadapi pemain ketika harus berlaga di sekitar 70 pertandingan.
Hal itu dapat dilihat sebagai bentuk dukungan untuk transfer de Ligt dan Mazraoui ke Setan Merah lantaran kedua pemain tersebut merupakan mantan pemain Ajax.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved