Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN pelatih timnas Uzbekistan Timur, Temur Kapadze, mengungkapkan bahwa dirinya pernah dihubungi PSSI untuk membahas kemungkinan menangani timnas Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat berkunjung ke Indonesia, Jumat (21/11).
Kapadze menyebut komunikasi dilakukan langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, namun pembicaraan itu masih bersifat umum dan belum mengarah pada tawaran resmi.
"Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret. Pertanyaannya itu apakah ada keinginan. Jadi, saya langsung mengatakan bahwa ada rencana kunjungan (ke Indonesia). Setelah kunjungan, bisa dibahas," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (21/11)
Nama Kapadze mencuat sebagai kandidat pelatih kepala tim Garuda setelah Patrick Kluivert mundur bulan lalu. Pelatih asal Belanda itu dilepas PSSI usai gagal membawa Indonesia menembus Piala Dunia 2026.
Kapadze saat ini berstatus bebas kontrak. Ia sebelumnya membawa Uzbekistan tampil solid di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang dari empat laga.
Ia juga sukses mempersembahkan trofi CAFA Nations Cup 2024, setelah Uzbekistan menaklukkan Iran 1-0 pada partai final September lalu.
Meski berprestasi, posisi Kapadze tergeser setelah federasi sepak bola Uzbekistan menunjuk legenda Italia Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala untuk putaran final Piala Dunia 2026.
Kapadze kemudian ditawarkan posisi asisten pelatih. Namun, pekerjaan itu hanya ia jalani selama dua pertandingan sebelum memutuskan mundur pada 10 November.
"Mereka mengajukan Fabio Cannavaro. Hal itu karena dia punya pengalaman, pernah juara lagi (sebagai pemain pada Piala Dunia 2006). Saya diminta menjadi pendamping atau asisten tim saat itu," kata pelatih berusia 44 tahun itu.
"Tapi, keputusan untuk hengkang itu datang dari saya sendiri. Saya tidak mau menjadi asisten, lebih baik melanjutkan karier sebagai pelatih di tim lain. Tapi, keputusannya itu rasional. Saya juga mendukung. Namun, saya tidak ingin menerima peran baru," ujarnya. (Ant/P-4)
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
PELATIH Timnas Indonesia yang baru, John Herdman dikenal sebagai pelatih yang ke mana pun ia pergi, tim yang ia tangani hampir selalu mengalami transformasi signifikan,
DIPILIHNYA John Herdman sebagai pelatih timnas Indonesia menandai dimulainya fase baru. Pelatih asal Inggris itu memaparkan langkah awal yang akan ditempuh dengan menekankan evaluasi.
ERA baru sepak bola Indonesia resmi dimulai. PSSI secara mengejutkan menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior sekaligus Timnas U-23.
PELATIH timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan ambisinya untuk membantu sepak bola Indonesia menembus level tertinggi dunia, termasuk mewujudkan impian lolos ke Piala Dunia.
Perkenalan Herdman menandai dimulainya era baru kepemimpinan di tubuh tim Garuda. Dalam pernyataan perdananya, Herdman menyatakan antusiasmenya menangani Indonesia.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved