Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Profil John Herdman: Sang Arsitek Sejarah yang Kini Menakhodai Timnas Indonesia

Putri Rosmalia Octaviyani
13/1/2026 14:04
Profil John Herdman: Sang Arsitek Sejarah yang Kini Menakhodai Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.(Dok. Antara/Wikipedia)

ERA baru sepak bola Indonesia resmi dimulai. PSSI secara mengejutkan menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior sekaligus Timnas U-23. Pelatih asal Inggris ini bukan sekadar juru taktik biasa; ia adalah sosok yang dikenal mampu mengubah budaya sepak bola sebuah negara dan membawa tim "underdog" terbang tinggi ke panggung dunia.

Siapa John Herdman?

Lahir di Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975, John Herdman memiliki jalur karier yang unik. Berbeda dengan banyak pelatih top yang merupakan mantan pemain bintang, Herdman memulai segalanya dari bawah. Ia adalah seorang akademisi sepak bola yang mengandalkan analisis mendalam, psikologi olahraga, dan pembangunan sistem jangka panjang.

Namanya harum di jagat sepak bola internasional setelah sukses besar bersama Kanada. Herdman mencatatkan sejarah langka sebagai pelatih pertama yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari negara yang sama lolos ke putaran final Piala Dunia.

Rekam Jejak Karier: Spesialis Pemecah Rekor

Sebelum mendarat di Jakarta, Herdman telah melalui berbagai tantangan besar yang membuktikan kapasitasnya sebagai "Football Architect":

  • Selandia Baru (Wanita): Memulai karier internasionalnya dengan membawa tim wanita Selandia Baru ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011.
  • Kanada (Wanita): Mengubah mentalitas tim Kanada hingga meraih dua medali perunggu Olimpiade berturut-turut (2012 dan 2016).
  • Kanada (Pria): Ini adalah mahakaryanya. Herdman mengambil alih tim putra Kanada saat berada di peringkat 94 FIFA dan membawanya lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar—penampilan pertama Kanada dalam 36 tahun.
  • Toronto FC: Sempat mencicipi kerasnya persaingan di MLS sebelum akhirnya menerima tantangan besar dari PSSI.

Mengapa PSSI Memilih John Herdman?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa penunjukan Herdman didasarkan pada kebutuhan Indonesia akan seorang arsitek, bukan sekadar pelatih. Pasca-era Patrick Kluivert, Timnas Indonesia membutuhkan sosok yang bisa mengintegrasikan pemain lokal dengan proyek naturalisasi secara harmonis.

Herdman sendiri mengaku terpikat dengan gairah suporter Indonesia. "Ini tentang proyek yang tepat. Saya melihat potensi bakat yang luar biasa di sini, mirip dengan apa yang saya temukan di Kanada beberapa tahun lalu," ujar Herdman dalam sesi perkenalannya di Jakarta (13/1).

Statistik dan Profil Lengkap John Herdman

Data Personal Detail
Nama Lengkap John Herdman
Tempat, Tanggal Lahir Consett, Inggris, 19 Juli 1975
Usia 50 Tahun (per 2026)
Lisensi Kepelatihan UEFA Pro Licence
Formasi Favorit 4-3-3 atau 3-4-3 (Fleksibel)
Durasi Kontrak 2 Tahun + Opsi Perpanjangan 2 Tahun (Hingga 2029)
Target Utama Piala AFF 2026, Piala Asia 2027, Kualifikasi Piala Dunia 2030

Filosofi Permainan: Intensitas dan Persatuan

John Herdman dikenal dengan pendekatan "The Brotherhood". Ia sangat menekankan ikatan emosional antar pemain di dalam dan luar lapangan. Secara taktik, tim asuhannya biasanya bermain dengan intensitas tinggi, transisi cepat, dan sangat disiplin dalam organisasi pertahanan.

Di Indonesia, ia akan dibantu oleh asisten setianya, Cesar Meylan, seorang pakar performa fisik yang berperan besar dalam transformasi fisik pemain Kanada. Kehadiran tim kepelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan level kebugaran pemain Garuda yang sering menjadi kendala di menit-menit akhir pertandingan.

John Herdman bukan datang untuk memberikan keajaiban instan, melainkan untuk membangun fondasi. Dengan kontrak jangka panjang, publik sepak bola tanah air tentu berharap "Magis Herdman" yang pernah membawa Kanada ke puncak dunia bisa menular ke Skuad Garuda.

Mampukah John Herdman menjawab ekspektasi tinggi jutaan penggemar sepak bola Indonesia dan membawa Garuda terbang ke Piala Dunia 2030?

(H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya