Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

AS Umumkan Sistem Visa Kilat untuk Piala Dunia 2026, Trump Ancam Pindahkan Kota Tuan Rumah

Thalatie K Yani
18/11/2025 08:12
AS Umumkan Sistem Visa Kilat untuk Piala Dunia 2026, Trump Ancam Pindahkan Kota Tuan Rumah
Pemerintahan Trump meluncurkan sistem visa jalur cepat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Meski demikian, pemegang tiket tetap bisa ditolak masuk AS. (White House)

PEMERINTAHAN Trump mengumumkan sistem visa jalur cepat untuk mengantisipasi jutaan pengunjung yang diperkirakan datang ke Amerika Serikat untuk menghadiri Piala Dunia 2026. Namun, pemerintah menegaskan percepatan proses ini tidak menjamin pemegang tiket dapat masuk ke wilayah AS.

Sistem baru bernama FIFA prioritized appointment scheduling tersebut diumumkan di Gedung Putih. Melalui mekanisme ini, pemegang tiket pertandingan akan mendapatkan prioritas dalam penjadwalan wawancara visa. Meski demikian, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan prioritas tersebut tidak berarti persetujuan otomatis.

“Tiket Anda bukan visa. Itu tidak menjamin Anda masuk ke AS,” ujar Rubio. “Itu hanya menjamin Anda mendapat janji temu yang dipercepat. Anda tetap akan melalui pemeriksaan yang sama seperti pemohon lainnya. Satu-satunya perbedaan adalah Anda berada lebih depan dalam antrean.”

Peringatan tersebut menandakan sebagian dari sekitar satu juta pemegang tiket yang telah membeli akses pertandingan tetap berisiko ditolak masuk. Meski sudah memiliki tiket dan jadwal wawancara yang lebih cepat.

Penjualan Tiket

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan pihaknya pada akhirnya akan menjual hingga 6-7 juta tiket. Ia memperkirakan “antara lima hingga 10 juta orang akan datang ke Amerika dari seluruh dunia.”

Saat ini, mayoritas permintaan tiket masih berasal dari Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada yang menjadi tuan rumah bersama. Meski begitu, FIFA mencatat peminat dari 212 negara dan teritori juga telah membeli tiket.

Untuk mengantisipasi lonjakan permohonan visa, Rubio menjelaskan Departemen Luar Negeri telah mengerahkan lebih dari 400 petugas konsuler tambahan di berbagai negara. Upaya ini membuat waktu tunggu visa turun signifikan, dari hampir satu tahun menjadi sekitar 60 hari atau kurang di 80% negara.

“Di tempat seperti Brasil dan Argentina, Anda dulu menunggu lebih dari setahun. Sekarang Anda bisa mendapat janji temu dalam waktu kurang dari dua bulan,” kata Rubio.

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Trump mengancam akan memindahkan pertandingan dari kota tuan rumah yang dianggap bermasalah. Ia menyoroti Seattle, yang dijadwalkan menggelar enam pertandingan, serta menyindir wali kota baru yang disebutnya “sosialis demokrat”.

“Jika kami melihat ada tanda-tanda masalah, saya akan meminta Gianni memindahkannya ke kota lain. Ada banyak kota yang ingin menjadi tuan rumah,” kata Trump. “Jika kami melihat ada masalah di Seattle… kami akan memindahkan acara ke tempat yang dihargai dan aman.”

Trump juga menyebut kemungkinan pengerahan Garda Nasional ke Los Angeles jika diperlukan, dengan alasan keamanan.

“Saya ingin mengirim Garda Nasional, atau siapa pun yang diperlukan untuk membantu,” ujarnya. “Jika ada tanda sedikit saja masalah, kami ingin bertindak sebelum masalah itu muncul. Kami ingin membuatnya benar-benar aman untuk FIFA dan semua orang hebat yang akan datang.”

Trump menutup pernyataannya dengan menyebut Piala Dunia 2026 sebagai “kesempatan sekali seumur hidup”. Turnamen ini akan menjadi yang pertama dengan format 48 tim dan akan berlangsung pada musim panas tahun depan. (The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik