Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Rotasi Arne Slot Berujung Petaka

Budi Ernanto
30/10/2025 06:26
Rotasi Arne Slot Berujung Petaka
Arne Slot.(AFP/ANDY BUCHANAN)

KEPUTUSAN pelatih Liverpool Arne Slot untuk melakukan rotasi besar-besaran berujung bencana. Liverpool kalah 0-3 di Anfield dari Crystal Palace pada babak 16 besar Piala Liga Inggris, hasil yang menjadi kekalahan keenam mereka dalam tujuh pertandingan terakhir di semua ajang.

Saat melawan Palace, Slot memutuskan untuk menurunkan skuad muda dengan tiga pemain berusia remaja sebagai starter dan lima lainnya di bangku cadangan, melakukan sepuluh perubahan dari tim utama yang sebelumnya kalah 2-3 dari Brentford akhir pekan lalu.

Namun pertahanan yang rapuh membuat the Reds kehilangan kendali. Ismaila Sarr mencetak dua gol hanya dalam empat menit di penghujung babak pertama, memanfaatkan kesalahan lini belakang Liverpool. Gol ketiga Palace datang di menit-menit akhir lewat sepakan melengkung rendah Yeremy Pino yang memastikan kemenangan tim tamu.

Dengan tak satu pun pemain berusia di atas 21 tahun di bangku cadangan, serta absennya pemain inti seperti Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Dominik Szoboszlai, Cody Gakpo, Florian Wirtz, Mohamed Salah, dan Hugo Ekitike, Liverpool tampil tak berdaya di ajang yang pernah mereka menangi dua kali dalam empat musim terakhir.

Federico Chiesa, yang sebelumnya mencetak gol pada final Piala Liga musim lalu melawan Newcastle, memiliki dua peluang emas di laga ini. Namun satu tembakannya melayang di atas mistar, dan satu lagi berhasil ditepis kiper Palace, Walter Benitez.

Kesalahan fatal dari Joe Gomez menjadi awal malapetaka. Bek Inggris itu kehilangan bola yang kemudian dimanfaatkan Sarr untuk mencetak gol pembuka. Tak lama berselang, pemain asal Senegal itu kembali menjebol gawang Liverpool setelah menerima umpan Pino tanpa kawalan berarti.

Penderitaan Liverpool semakin lengkap ketika bek muda berusia 18 tahun, Amara Nallo, diganjar kartu merah langsung di menit ke-79 karena menjatuhkan Justin Devenny yang berlari bebas ke arah gawang. Gol ketiga Pino menutup malam suram di Anfield dan menegaskan dominasi Crystal Palace.

Kekalahan ini memperpanjang rentetan hasil buruk Liverpool yang kini tampak kehilangan arah menjelang rangkaian laga berat. Dalam sepuluh hari ke depan, the Reds akan menjamu Aston Villa di Premier League pada Sabtu, menghadapi Real Madrid di Liga Champions pada Selasa, dan kemudian bertandang ke markas Manchester City pada 9 November. (BBC/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya