Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Real Madrid, Carlo Ancelotti, sangat terpukul karena ia merasa bahwa timnya seharusnya dapat meraih hasil lebih di final Copa del Rey. Akan tetapi, justru mereka menelan kekalahan 3-2 di final Copa del Rey atas rival abadinya Barcelona, di mana mereka kemasukan gol penyeimbang di menit-menit akhir yang membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu. Kemudian La Blaugrana mencetak gol penentu kemenangan melalui Jules Kounde.
"Kami hampir saja menang dan kami kebobolan gol yang aneh di menit-menit akhir. Sebuah bola di lini belakang pertahanan. Namun melawan Barca hal itu bisa terjadi," kata Ancelotti dikutip Channel News Asia.
"Kami mencoba sampai akhir, kami hampir saja. Babak kedua sangat bagus, tapi itulah sepak bola. Pertandingan berjalan seimbang. Barca lebih baik di babak pertama, kami lebih baik di babak kedua."
"Tidak ada hal buruk yang bisa dikatakan tentang tim yang telah berjuang dengan sangat keras. Kami bertanding dengan sangat baik. Jika kami menang, itu tidak akan menjadi sebuah skandal. Kami bermain dengan baik sampai akhirnya kami dikejutkan di menit-menit akhir."
Dalam satu musim dimana mereka mengalami kesulitan dalam hal inkonsistensi, Real Madrid kini hanya tinggal memiliki harapan di La Liga saat mereka berusaha untuk menghindari musim tanpa trofi.
Madrid masih harus menjilat lukanya setelah kekalahan memalukan dari Arsenal yang membuat mereka harus tersingkir dari Liga Champions di babak perempat final dan juga harus berjuang keras untuk mempertahankan gelar juara LaLiga, dengan Barcelona sebagai pemuncak klasemen.
Barca, saat ini, berada di puncak klasemen unggul empat poin dari Real dengan lima pertandingan tersisa. Mereka akan kembali bertemu dalam laga La Liga yang bisa menentukan gelar juara pada 11 Mei mendatang.
"Kami telah bertanding dan kami juga akan bertanding di barcelona pada partai laliga mendatang. kami akan bertanding seperti yang kami lakukan malam ini," kata Ancelotti.
"Kami harus terus bersaing untuk meraih gelar juara liga. kami memainkan pertandingan yang seimbang dan hampir saja mengangkat piala. saya sakit hati karena tidak dapat mengangkat piala, tetapi saya tidak bisa menyalahkan para pemain saya karena kami telah memainkan pertandingan yang harus kami mainkan."
Ancelotti juga menepis pembicaraan mengenai masa depannya, dengan sejumlah laporan yang mengaitkan dirinya dengan jabatan kepelatihan timnas Brasil yang sedang kosong.
"Saya bisa melanjutkan, saya bisa berhenti, tetapi itu akan menjadi isu dalam beberapa pekan ke depan, bukan hari ini," sebutnya. (H-4)
Meski sukses mengamankan kemenangan 2-0 Real Madrid vs Levante dalam lanjutan La Liga, Sabtu (17/1), skuat Los Blancos harus menelan pil pahit berupa sorakan dan siulan ejekan dari pendukung
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung dengan tensi tinggi, di mana setiap kesalahan operan dari pemain Madrid langsung disambut dengan teriakan ejekan
Los Blancos menargetkan kemenangan ke-15 di liga sekaligus mengamankan tiga poin di kandang sendiri, meski menghadapi Levante yang tengah berada dalam tren positif.
Preview La Liga Real Madrid vs Levante 17 Januari 2026. Los Blancos krisis pemain inti, mampukah Arbeloa raih kemenangan perdana?
Alvaro Arbeloa menilai dedikasi Vinicius Junior untuk selalu memberikan yang terbaik dalam kondisi apa pun adalah aset krusial bagi Real Madrid.
Gerard Pique kembali menyindir Alvaro Arbeloa usai Real Madrid kalah tragis dari tim kasta kedua Albacete di debut kepelatihannya.
Ambisi Barcelona mempertahankan gelar La Liga terganggu setelah mereka takluk 1-2 dari Real Sociedad, Senin (19/1) WIB.
Barcelona menelan kekalahan ketiga sejak Desember setelah tumbang 1-2 di markas Real Sociedad. Drama VAR dan gol Marcus Rashford warnai laga panas di Anoeta.
Di bawah asuhan pelatih Hansi Flick, posisi Marc-Andre Ter Stegen sebagai tembok utama Barcelona perlahan terkikis.
Situasi Dro Fernandez di Barcelona menjadi sangat menarik bagi klub-klub besar Eropa karena nilai klausul pelepasannya yang tergolong ekonomis.
Barcelona melaju ke perempat final Copa del Rey usai kalahkan Racing Santander 2-0 lewat gol Ferran Torres dan Lamine Yamal. Simak ulasannya.
Titik balik karier Raphinha di Barcelona terjadi saat Hansi Flick menggantikan Xavi Hernandez pada Mei 2024. Kehadiran Flick membawa suntikan kepercayaan diri yang selama ini hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved