Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Bahrain Dragan Talajic menyebut seharusnya pertandingan melawan timnas Indonesia dalam laga lanjutan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3), berakhir imbang.
"Menurut saya, babak pertama Indonesia sedikit lebih baik dari kami. Babak kedua, kami sedikit lebih baik dan mungkin hasil imbang adalah hasil terbaik," kata Talajic ketika ditemui awak media di mixed zone SUGBK, Selasa (25/3).
Namun, harapan Talajic tidak terjadi pada pertandingan ini setelah melalui Ole Romeny (24'), Indonesia meraih kemenangan 1-0.
Talajic menyebut gol Romeny adalah sebuah keberuntungan karena sebelumnya pemainnya, Mohamed Marhoon, melakukan salah umpan. Thom Haye yang menggerakkan bola di tengah kemudian menemukan Marselino Ferdinan yang berlari bebas.
Bola umpan Haye diterima dengan baik oleh Marselino dan terjadilah kombinasi sesama pemain Oxford United ketika pemain muda 20 tahun itu memberikan umpan cantik kepada Romeny dalam posisi bebas di depan gawang.
"Kami tidak bisa mengatakan beruntung. Tapi, dalam sepak bola, Anda tahu. Harus beruntung. Dalam sepak bola, Anda mendapatkan apa yang pantas Anda dapatkan," jelas pelatih berusia 51 tahun itu.
Ketika ditanya apakah karena nyali timnya menciut di hadapan hampir 70 ribu penonton di SUGBK, Talajic menolaknya. "Tidak (karena fans)," tegas dia.
"Suasananya bagus, semuanya oke. Kami sudah main di stadion yang penuh dan menurutku suasananya memang bagus," tutup dia.
Kekalahan dari Indonesia membuat posisi Bahrain tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan enam poin dari delapan pertandingan.
Pada Juni nanti, Bahrain akan memainkan dua laga terakhir saat mereka menjamu Arab Saudi pada 5 Juni dan kemudian tandang melawan Tiongkok pada 10 Juni. (Ant/Z-1)
FIFA memantau ketegangan akibat serangan militer AS ke Iran menjelang Piala Dunia 2026, namun memastikan Iran tetap tampil di putaran final.
Dunia sepak bola internasional diguncang kabar mengenai kemungkinan mundurnya tim nasional Iran dari putaran final Piala Dunia 2026.
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter sebut kepemimpinan Gianni Infantino sebagai diktator dan jadi alat politik Donald Trump jelang Piala Dunia 2026. Simak kritik pedasnya.
MEKSIKO dan Irlandia tetap menggelar pertandingan persahabatan pekan ini meskipun terjadi kerusuhan akibat Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera tewas, memunculkan isu piala dunia 2026 pindah lokasi
FIFA angkat bicara mengenai kemungkinan lokasi Piala Dunia 2026 pindah. Pada musim panas ini, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved