Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA tim teratas Grup B kualifikasi Piala Eropa 2024 Prancis dan Yunani akan saling berhadapan pada Selasa (20/6) dini hari WIB di Stade de France. Les Bleus--julukan Prancis--mencetak tiga gol tanpa balas melawan Gibraltar, sementara skuad asuhan Gus Poyet mengalahkan Republik Irlandia 2-1.
Prancis ada di puncak klasemen dengan sembilan poin, unggul tiga poin dari Yunani yang baru memainkan dua laga. Meskipun selalu menang dalam tiga laga grup kualifikasi dan belum pernah kebobolan, pelatih Prancis Prancis Didier Deschamps melihat pemainnya masih kurang efektif dalam bermain khususnya saat mengalahkan Gibraltar 3-0.
Deschamps masih belum puas dengan skor akhir tersebut. Menurutnya, Mbappe dkk bisa menang lebih dari 3-0 karena banyak peluang yang didapat.
Baca juga: Fernandes Cetak Dua Gol, Portugal Tekuk Bosnia
Kondisi itu, kata dia, tidak boleh terjadi lagi. Apalagi, lawan yang akan dihadapi ialah Yunani yang memiliki kualitas lebih baik.
"Tanpa menghina Gibraltar, Yunani memiliki lebih banyak opsi menyerang. Ada lebih banyak bahaya di sektor ofensif. Dia memiliki kemampuan lebih untuk mengeluarkan bola dan menciptakan situasi berbahaya. Kemenangan nanti akan membawa kami sedikit lebih dekat ke tujuan kami lolos ke putaran final Piala Eropa 2024)," kata Deschamps.
Baca juga: Dua Gol Larut Antar Skotlandia Tekuk Norwegia
Tentu, Yunani bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Sejak memukau dunia untuk mengangkat trofi Piala Eropa 2024, Ethniki--julukan timnas Yunani--sering gagal dalam turnamen besar. Namun, di bawah asuhan Gus Poyet, Yunani membuat langkah besar dalam upayanya untuk membimbing negara peringkat ke-52 dunia itu kembali bersaing ke turnamen besar. (Sportsmole/Z-2)
Didier Deschamps menegaskan bahwa label egois yang disematkan kepada Kylian Mbappe merupakan bentuk kesalahpahaman terhadap peran spesifik sang pemain di atas lapangan.
Prancis sudah memastikan tiket ke putaran final setelah menang 4-0 atas Ukraina pekan lalu. Sebab itu, Deschamps menurunkan tim pelapis
Bintang sekaligus kapten tim, Kylian Mbappe, tengah menjalani perawatan akibat masalah pada pergelangan kaki kanannya.
Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps menegaskan kemenangan atas Ukraina di laga pembuka Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi hasil penting bagi skuadnya.
Didier Deschamps mengantakan timnas Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 di Rusia serta mencapai final Piala Dunia 2022 di Qatar dan Euro 2016.
Kante, pemain yang membantu Prancis merebut trofi Piala Dunia 2018, sejatinya tidak asing dengan posisi kapten di timnas Prancis.
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Prancis tengah mengupayakan misi gabungan untuk menjamin keamanan kapal tanker di Selat Hormuz pascablokade Iran. Menlu Prancis bawa inisiatif ini ke Uni Eropa.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved