Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS futsal Indonesia kalah dengan skor 0-5 dari juara bertahan Iran di laga perdana Grup C Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait, Rabu (28/9) malam.
Hasil tersebut membuat Indonesia untuk sementara menjadi juru kunci grup. Adapun Iran berada di puncak, sambil menunggu hasil pertandingan dua anggota Grup C lainnya, Lebanon dan Taiwan, yang berlangsung Kamis (29/9) dini hari WIB.
Gol-gol Iran ke gawang Indonesia dilesakkan oleh Saeid Ahmad Abbasi (dua gol), Moslem Oladghobad, Mahdi Asadshir, dan Hossein Tayebibidgoli.
Baca juga: Timnas Futsal Indonesia akan Berlaga di Piala Asia 2022
Indonesia, yang dilatih eks pemain timnas futsal Iran Mohammad Hashemzadeh, sempat mengancam pada awal-awal laga melalui percobaan pivot Samuel Eko.
Akan tetapi, Iran-lah yang terlebih dahulu membuka keunggulan melalui kaki kiri Saeid Ahmad Abbasi ketika pertandingan memasuki menit ketiga .
Sekitar satu menit kemudian, timnas juara Piala Asia Futsal 2018 tersebut menambah pundi-pundi gol dari tendangan Moslem Oladghobad.
Iran menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 berkat sumbangan gol Mahdi Asadshir pada menit ke-10.
Di paruh kedua, tepatnya tiga menit usai jeda, Saeid Ahmad kembali menjebol gawang Indonesia.
Skor lalu berubah menjadi 5-0 setelah Hossein Tayebibidgoli memasukkan bola ke gawang Indonesia pada menit ke-25 setelah memanfaatkan kesalahan Firman Adriansyah dalam mengendalikan bola.
Iran sebenarnya berkesempatan berjaya dengan setengah lusin gol lantaran tim bergelar kampiun Piala Asia Futsal terbanyak, yakni 12 kali, itu mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-26.
Hossein Tayebibidgoli maju sebagai algojo, tetapi tembakannya mampu ditahan penjaga gawang skuat Garuda Muhammad Nizar Nayaruddin.
Tidak ada gol lain yang hadir setelahnya. Iran pun mengunci kemenangan dengan skor 5-0.
Berikutnya, di Grup C, Indonesia akan menghadapi Lebanon, Jumat (30/9) waktu setempat. Pada hari yang sama, Iran akan menjajal kekuatan Taiwan. (Ant/OL-1)
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
FFI memastikan Hector Souto tetap menjadi pelatih timnas futsal Indonesia hingga 2028 usai sukses membawa Garuda runner-up Piala Asia.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Filosofi Hector Souto untuk laga semifinal Piala Asia Futsal nanti sangat sederhana namun menuntut disiplin tinggi: mencuri momentum di menit awal.
Ahmad Habibie melakukan serangkaian aksi heroik kala mempertahankan gawang timnas Indonesia di laga perempat final Piala Asia Futsal kontra timnas Vietnam.
FIFA Series merupakan turnamen dua tahunan yang dirancang untuk mempertemukan negara-negara dari konfederasi yang berbeda.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Nova Arianto menekankan bahwa keberlanjutan program dan pembangunan mentalitas pemain harus tetap menjadi prioritas utama bagi pelatih baru demi menjaga mimpi menuju Piala Dunia.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved