Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKESIMA dengan penampilan perdana Dony Tri Pamungkas bersama Timnas Indonesia, Calvin Verdonk menilai pemain muda Persija Jakarta itu memiliki potensi besar hingga layak meniti karier di Eropa.
Dony Tri Pamungkas menunjukkan performa menjanjikan saat menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Ia tampil penuh ketika skuad Garuda mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor 4-0 pada Jumat (27/3).
Tiga hari kemudian, Dony kembali mendapat kesempatan tampil saat menghadapi Bulgaria. Masuk dari bangku cadangan, kehadirannya membuat permainan tim menjadi lebih atraktif.
Pujian datang dari Calvin Verdonk, pemain yang kini memperkuat LOSC Lille. Ia menilai Dony memiliki kualitas untuk berkembang lebih jauh. Menanggapi hal tersebut, Dony memilih merespons dengan sikap positif. Ia mengaku termotivasi oleh harapan yang disampaikan Verdonk, meski belum ingin berbicara banyak mengenai masa depannya.
"Saya sebagai pemain ya mengaminkan. Dan kembali lagi, itu tergantung dari diri saya snediri. Itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya," kata Dony saat ditemui di Jakarta, Rabu (1/4).
Selama menjalani pemusatan latihan, Dony juga mengungkapkan kerap berdiskusi dengan Verdonk yang bermain di posisi serupa. Dari komunikasi tersebut, ia mendapat banyak masukan, terutama terkait pengalaman bermain di Eropa.
"Banyak yang diobrolin, seperti tentang pengalaman dia, dan yang paling ini paling saya ingat pas sebelum lawan pertandingan pertama yang lawan Saint Kitts itu, dia memberikan masukan kepada saya untuk bermain percaya diri, lepas kayak main di latihan saja, dan enggak usah minder sama yang lain," ujarnya.
Di sisi lain, pemain berusia 21 tahun itu mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan pelatih John Hedman. Ia menilai pengalaman bermain di level tim nasional senior menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas permainannya.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Bisa masuk ke skuad itu bagi saya sudah luar biasa, apalagi bisa bermain di dua pertandingan. Saya bermain dengan pemain top, dan pastinya itu akan menjadi motivasi saya untuk terus bekerja keras untuk ke depannya," ucapnya. (Ndf/P-3)
KEKALAHAN tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (31/3), tidak melunturkan optimisme punggawa timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
Calvin Verdonk puji setinggi langit gaya main Dony Tri Pamungkas usai FIFA Series 2026. Bek Lille itu berharap bintang muda Persija tersebut berkarir di Eropa
Meski timnas Indonesia harus mengakui keunggulan timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1, performa Calvin Verdonk dinilai menjadi titik cerah dalam pertandingan tersebut.
Calvin Verdonk menggarisbawahi bahwa secara kolektivitas, Indonesia terbukti mampu mengimbangi, bahkan melampaui level permainan timnas Bulgaria.
Kekalahan 0-1 di kandang sendiri menjadi tantangan berat bagi Lille. Di laga leg kedua playoff Liga Europa, Les Dogues harus menang dengan selisih dua gol di kandang Red Star Belgrade.
Mauricio Souza, menegaskan bahwa Persija tetap tampil kompetitif meskipun rentetan hasil kurang memuaskan membayangi langkah Macan Kemayoran di ajang Super League.
Dalam hitung-hitungannya ini, Bepe mengungkapkan bahwa perbedaan di antara ketiga tim ini akan sangat tipis.
Hendri Susilo mengakui bahwa efisiensi lawan dalam memanfaatkan transisi menjadi pembeda di lapangan dalam laga antara Malut United dan Persija.
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menilai kemenangan timnya atas Malut United sebagai hasil krusial dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa.
Shayne Pattynama bicara persaingan dengan Dony Tri Pamungkas di Persija Jakarta serta ambisi debut di JIS saat melawan PSM Makassar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved