Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Mauricio Souza Bela Para Pemainnya. Persija tidak Pernah Kalah Kelas di Lapangan

Basuki Eka Purnama
16/3/2026 08:38
Mauricio Souza Bela Para Pemainnya. Persija tidak Pernah Kalah Kelas di Lapangan
Pelatih Persija Mauricio Souza (tengah)(ANTARA/RAUF ADIPATI)

PELATIH Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya tetap tampil kompetitif meskipun rentetan hasil kurang memuaskan membayangi langkah Macan Kemayoran di ajang Super League

Pernyataan ini muncul menyusul hasil imbang 1-1 saat Persija menjamu Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3) malam.

Dalam sesi jumpa pers usai laga, pelatih asal Brasil tersebut menyatakan bahwa dirinya memahami kekecewaan para pendukung. 

Meski begitu, ia memiliki sudut pandang berbeda dalam menilai performa anak asuhnya. Bagi Souza, secara teknis dan permainan kolektif, Persija tidak pernah kalah dominan dibandingkan lawan-lawannya.

“Tidak ada satu tim pun yang datang dan lebih baik dari kami. Bahkan hari ini kami lebih baik dari Dewa,” ujar Souza dengan nada optimistis.

Fokus pada Proses, bukan Sekadar Skor Akhir

Persija memang tengah dalam tren yang stagnan. Sebelum ditahan imbang Dewa United, tim ibu kota ini juga harus berbagi angka 2-2 saat melawan Borneo FC, 3 Maret lalu. 

Meski poin yang diraih tidak maksimal, Souza menekankan bahwa evaluasinya didasarkan pada progres permainan di lapangan, bukan sekadar angka di papan skor.

“Saya tidak menganalisis pertandingan dari hasil. Saya menganalisis dari bagaimana permainan itu berlangsung,” tegasnya.

Menjawab Kritik dengan Tantangan

Menanggapi gelombang kritik yang deras mengalir di media sosial, Souza memilih untuk tetap fokus pada internal tim. 

Ia menegaskan tidak ingin terdistraksi oleh opini publik yang tidak bisa ia kendalikan. Baginya, profesionalisme dalam bekerja adalah prioritas utama.

“Saya tidak mengontrol apa yang kalian katakan atau apa yang orang lain katakan. Saya hanya mengontrol apa yang saya lakukan,” kata Souza.

Bahkan, sang pelatih melayangkan tantangan terbuka kepada para pengamat sepak bola untuk membuktikan jika ada tim yang benar-benar mampu mendikte permainan Persija sepanjang musim ini. 

“Silakan cari satu pertandingan saat lawan bermain lebih baik dari kami, lalu kita bicara soal strategi,” tantangnya.

Berbagi Kekecewaan dengan Suporter

Di akhir keterangannya, Souza mencoba berempati kepada Jakmania. Ia menyadari bahwa ekspektasi besar selalu menyertai setiap laga Persija. 

Ia memastikan bahwa rasa frustrasi yang dirasakan fans juga menyelimuti ruang ganti pemain dan staf pelatih.

“Kekecewaan suporter juga adalah kekecewaan kami. Kami bekerja setiap hari, berlatih di bawah panas dan hujan untuk memberikan kebahagiaan bagi semua,” pungkasnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik