Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN FIFA Gianni Infantino, Jumat (15/10), membela rencana untuk menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali kala bertandang ke Venezuela, negara yang belum pernah lolos ke pesta sepak bola dunia itu.
Proyek Piala Dunia setiap dua tahun sekali mendapatkan kritik tajam dari sejumlah federasi sepak bola kontinental, seperti UEFA dan CONMEBOL, serta para pelatih dan pengamat sepak bola.
"Tugas kami di FIFA adalah terus menerus mencari cara untuk memperbaiki sepak bola di dunia, menjadikan sepak bola sebagai olahraga global," ujar Infantino saat berada di Caracas, ibu kota Venezuela.
Baca juga: Tekuk Uruguay, Brasil Pesta Gol di Kualifikasi Piala Dunia
"Presiden FIFA adalah presiden dari 111 negara dan semua negara itu berhak bermimpi, begitu juga dengan Vinotinto (julukan timnas Venezuela)."
"Mereka juga berhak mencapai impian itu karena jika Anda hanya bisa bermimpin, Anda akhirnya memilih melakukan hal lain," lanjutnya.
Infantino bersikeras menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali akan memperbesar peluang negara kecil untuk lolos.
"Saa diputuskan untuk menggelar Piala Dunia empat tahun sekali, kurang lebih 100 tahun lalu, FIFA hanya beranggotakan 40 negara. Sudah tiba saatnya mengevaluasi hal itu," kata Infantino.
Infantino mengklaim negara Amerika Selatan dirugikan karena jumlah perjalanan yang harus mereka lakukan ketimbang tim asal Eropa.
Eropa telah menggelar Piala Dunia dua kali lebih banyak (11 kali) dibandingkan benua lain.
Amerika Selatan telah menggelar Piala Dunia lima kali sementara Afrika dan Asia masing-masing satu kali.
"Jika Messi harus melakukan perjalanan sejauh 350 ribu kilometer untuk bermain di laga Piala Dunia sementara Cristiano Ronaldo hanya 50 ribu, tidak aneh jika pada Juni, tim asal Amerika Selatan lebih letih ketimbang tim asal Eropa," ujar Infantino.
"Sejak 2002, Brasil sudah tidak memenangkan laga sistem gugur Piala Dunia melawan tim Eropa. itu 20 tahun dan itu Brasil," pungkasnya. (AFP/OL-1)
FIFA memantau ketegangan akibat serangan militer AS ke Iran menjelang Piala Dunia 2026, namun memastikan Iran tetap tampil di putaran final.
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter sebut kepemimpinan Gianni Infantino sebagai diktator dan jadi alat politik Donald Trump jelang Piala Dunia 2026. Simak kritik pedasnya.
MEKSIKO dan Irlandia tetap menggelar pertandingan persahabatan pekan ini meskipun terjadi kerusuhan akibat Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera tewas, memunculkan isu piala dunia 2026 pindah lokasi
FIFA angkat bicara mengenai kemungkinan lokasi Piala Dunia 2026 pindah. Pada musim panas ini, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
FIFA pantau ketat Guadalajara, Meksiko usai tewasnya bos kartel El Mencho memicu kekacauan. Simak kelanjutan nasib laga Piala Dunia dan play-off Maret mendatang.
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter sebut kepemimpinan Gianni Infantino sebagai diktator dan jadi alat politik Donald Trump jelang Piala Dunia 2026. Simak kritik pedasnya.
Presiden FIFA Gianni Infantino jamin keamanan Piala Dunia 2026 di Meksiko tetap kondusif meski ada gejolak kartel pascatewasnya gembong narkoba El Mencho.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan ke ICC atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Palestina.
PRESIDEN Komite Olimpiade Internasional (IOC) Kirsty Coventry mengaku tidak mengetahui kehadiran Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam pertemuan perdana Board of Peace.
Hanya dalam waktu empat pekan, FIFA mencatat ada 508 juta permintaan tiket, padahal kapasitas yang tersedia hanya sekitar 7 juta kursi.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved