Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN FIFA Gianni Infantino, Jumat (15/10), membela rencana untuk menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali kala bertandang ke Venezuela, negara yang belum pernah lolos ke pesta sepak bola dunia itu.
Proyek Piala Dunia setiap dua tahun sekali mendapatkan kritik tajam dari sejumlah federasi sepak bola kontinental, seperti UEFA dan CONMEBOL, serta para pelatih dan pengamat sepak bola.
"Tugas kami di FIFA adalah terus menerus mencari cara untuk memperbaiki sepak bola di dunia, menjadikan sepak bola sebagai olahraga global," ujar Infantino saat berada di Caracas, ibu kota Venezuela.
Baca juga: Tekuk Uruguay, Brasil Pesta Gol di Kualifikasi Piala Dunia
"Presiden FIFA adalah presiden dari 111 negara dan semua negara itu berhak bermimpi, begitu juga dengan Vinotinto (julukan timnas Venezuela)."
"Mereka juga berhak mencapai impian itu karena jika Anda hanya bisa bermimpin, Anda akhirnya memilih melakukan hal lain," lanjutnya.
Infantino bersikeras menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali akan memperbesar peluang negara kecil untuk lolos.
"Saa diputuskan untuk menggelar Piala Dunia empat tahun sekali, kurang lebih 100 tahun lalu, FIFA hanya beranggotakan 40 negara. Sudah tiba saatnya mengevaluasi hal itu," kata Infantino.
Infantino mengklaim negara Amerika Selatan dirugikan karena jumlah perjalanan yang harus mereka lakukan ketimbang tim asal Eropa.
Eropa telah menggelar Piala Dunia dua kali lebih banyak (11 kali) dibandingkan benua lain.
Amerika Selatan telah menggelar Piala Dunia lima kali sementara Afrika dan Asia masing-masing satu kali.
"Jika Messi harus melakukan perjalanan sejauh 350 ribu kilometer untuk bermain di laga Piala Dunia sementara Cristiano Ronaldo hanya 50 ribu, tidak aneh jika pada Juni, tim asal Amerika Selatan lebih letih ketimbang tim asal Eropa," ujar Infantino.
"Sejak 2002, Brasil sudah tidak memenangkan laga sistem gugur Piala Dunia melawan tim Eropa. itu 20 tahun dan itu Brasil," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Indonesia mendapat kepercayaan besar sebagai salah satu dari 11 negara penyelenggara FIFA Series, dengan Jakarta yang dijadwalkan menjadi pusat rangkaian pertandingan.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Salah satu terobosan utama yang akan diperkenalkan FIFA di Piala Dunia 2026 adalah Football AI Pro.
Karier kepelatihannya membentang dari program pengembangan sepak bola Selandia Baru, kesuksesan panjang bersama Timnas Kanada, hingga kebangkitan Toronto FC.
Penganugerahan penghargaan kepada seorang pemimpin politik yang sedang menjabat adalah, dengan sendirinya, pelanggaran yang jelas terhadap tugas netralitas FIFA.
TImnas Curacao resmi menorehkan sejarah besar dalam dunia sepak bola setelah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
Pemerintahan Trump meluncurkan sistem visa jalur cepat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Meski demikian, pemegang tiket tetap bisa ditolak masuk AS.
FIFA berkomitmen membantu membangun kembali infrastruktur sepak bola di Jalur Gaza sebagai bagian dari upaya rekonstruksi pascaperang.
Tayangan acara tersebut memperlihatkan Presiden FIFA Gianni Infantino disambut oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Keduanya saling berjabat tangan dan berbincang.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (24/9).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved