Selasa 22 Juni 2021, 09:12 WIB

Malen Buat Lini Depan Belanda Makin Menyeramkan

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
Malen Buat Lini Depan Belanda Makin Menyeramkan

AFP/Koen van Weel
Penyerang Belanda Donyell Malen

 

BELANDA memiliki banyak alasan untuk mundur sejenak tapi yang terjadi malah kian memacu diri berkat penampilan bagus dari penyerang yang memiliki kecepatan berlari tinggi, Donyell Malen, ketika menang 3-0 atas Makedonia Utara, Senin (21/6) malam tadi. Tim Oranye pun semakin
menunjukkan diri sebagai salah satu calon juara Piala Eropa 2020.

Skuad Frank de Boer sebenarnya sudah memastikan diri lolos ke fase gugur sebagai juara grup. Tetapi, ketika Roberto Mancini merombak besar-besaran skuadnya saat menang 1-0 timnya atas Wales, pelatih Belanda itu malah menurunkan tim terkuatnya dalam pertandingan terakhir di Grup C yang sudah tidak menentukan bagi Belanda.

Salah satu dari dua perubahan yang dia tempuh adalah memasukkan Malen, yang masih berusia 22 tahun, guna menggantikan Wout Weghorst.

Baca juga: Alaba, Sosok yang Buat Mimpi Austria Tetap Menyala

Keputusan itu membuat Belanda semakin kuat dalam menyerang saat mereka menjadi pencetak gol terbanyak dalam turnamen ini dengan delapan gol.

Malen, yang merancang sebuah assist kurang dari tiga menit setelah masuk ketika Belanda menang 2-0 atas Austria, merupakan ancaman konstan di seluruh lapangan yang secara menakjubkan efektif menjadi penghubung antara striker utama Memphis Depay dan gelandang subur mencetak gol Georginio Wijnaldum.

Penyerang PSV Eindhoven itu berperan sangat penting dalam memecah kebuntuan dengan mendapati Depay dari kedalaman lapangan untuk akhirnya
dibenamkan ke gawang Makedonia Utara.

Depay, yang disentil De Boer karena membuang peluang bersih ketika melawan Austria, tampil sangat bagus dan melesat ke sayap kiri sebelum mengirimkan umpan sempurna kepada Wijnaldum guna mencetak gol pada awal babak kedua.

Malen menunjukkan permainannya bukan cuma soal kecepatan dengan memberikan umpan sempurna kepada Depay. Wijnaldum menyambut bola mental dari tembakannya untuk dia buat sebagai gol ketiga Belanda.

Kapten Wijnaldum pun memuji dampak pemain berusia 22 tahun itu.

"Kami semua tahu kualitas Donyell. Dia merupakan ancaman nyata bagi para bek dan membuat saya mendapatkan ruang lebih lapang," kata dia
kepada wartawan.

"Selalu bagus jika Anda bisa menambahkan pemain berkualitas lainnya dan Donyell adalah salah satunya," lanjutnya.

Tumbuh bersama Ajax Amsterdam dan kemudian Arsenal namun akhirnya menyadari potensinya ada di PSV, Malen adalah salah satu dari dua pencetak gol terbanyak kedua Belanda musim lalu dengan 19 gol ditambah delapan assist.

Dia melakukan debut internasionalnya pada 2019 dan meskipun ini baru start keenamnya bagi negaranya, dia tampaknya akan menjadi andalan selama sisa turnamen. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/FRANCK FIFE

Kovac Jijik dengan Insiden Rasisme di Kandang Sparta Praha

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 08:45 WIB
"Lapangan sepak bola adalah bagian dari dunia. Ada perilaku yang harus dihapuskan. Hal semacam ini tidak boleh terjadi...
AFP/thibaud moritz

Gelandang Monaco Jadi Korban Pelecehan Rasial di Sparta Praha

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 05:39 WIB
Setelah mencetak gol, Tchouameni disoraki dengan suara monyet oleh para pendukung Sparta...
AFP/Odd ANDERSEN

Laga Bayern di DFB Pokal Batal karena Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 05:28 WIB
Skuat lawan Die Roten di ajang DFB Pokal, Bremer SV, harus dikarantina selama 14 hari karena tiga pemain mereka positif...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya