Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Indonesia bersiap menghadapi 'laga sesungguhnya' yaitu tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia setelah takluk 1-3 dari Oman, Sabtu (29/5), di Dubai, Uni Emirat Arab.
"Setelah Oman akan dimulai laga sesungguhnya. Kami akan memperbaiki satu demi satu kekurangan," ujar pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Minggu (30/5).
Salah satu yang menjadi perhatian juru taktik asal Korea Selatan (Korsel) itu adalah pertahanan, terutama di sektor bek tengah.
Baca juga: Tidak Masalah Kompetisi Liga 1 dengan Format Series
Menurut Shin, saat ini, para pemainnya dalam keadaan bugar dan siap menerima latihan dengan intensitas tinggi.
Namun, ada satu nama yang mesti mendapatkan pemeriksaan khusus yaitu penjaga gawang Nadeo Argawinata yang sebelumnya bermain kontra Oman.
"Selain Nadeo, semua pemain dalam keadaan sangat sehat. Mereka sudah bekerja keras pada dua laga sebelumnya," tutur Shin.
Timnas Indonesia akan menghadapi tiga laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala Asia 2022 zona Asia pada 3-11 Juni 2021 di Dubai.
Skuad Garuda akan melawan Thailand pada 3 Juni 2021, lalu Vietnam pada 7 Juni 2021, dan Uni Emirat Arab pada 11 Juni 2021.
Di Dubai, Evan Dimas dan kawan-kawan sudah menjalani dua laga uji coba yakni kontra Afghanistan dan Oman dengan hasil selalu kalah masing-masing berskor 2-3 dan 1-3. (Ant/OL-1)
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menegaskan bahwa negaranya siap menjamin keamanan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Hanya dalam waktu empat pekan, FIFA mencatat ada 508 juta permintaan tiket, padahal kapasitas yang tersedia hanya sekitar 7 juta kursi.
Bagi Jose Mourinho, melatih timnas adalah kepingan puzzle yang belum lengkap dalam karier kepelatihannya yang bergelimang gelar.
Pembenahan ini menjadi prasyarat mutlak agar Indonesia memiliki peluang realistis menembus panggung Piala Dunia, setidaknya pada edisi 2034.
Sepp Blatter menilai kekhawatiran terkait faktor keamanan menjadi alasan yang sangat kuat bagi para suporter untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka datang langsung ke AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved