Jumat 09 April 2021, 23:20 WIB

Piala Menpora Buat Pemain Adaptasi Laga tanpa Penonton

Antara | Sepak Bola
Piala Menpora Buat Pemain Adaptasi Laga tanpa Penonton

ANTARA/M AGUNG RAJASA
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke tiang gawang di Stadion Si Jalak Harupat, Jawa Barat, Selasa (23/3).

 

BORNEO FC tersingkir dalam Piala Menpora, tetapi ajang tersebut memberikan pengalaman yang dirasakan pemain, khususnya beradaptasi bertanding tanpa penonton.

Andika Kurniawan, salah satu stopper Borneo FC merasakan benar hal ini karena bermain tanpa penonton memang jarang dirasakannya.

"Kini kami harus terbiasa untuk itu. Biasanya ada teriakan penonton mendukung pemain di lapangan, tetapi sekarang sudah tak ada lagi. Kami harus adaptasi untuk itu dan dimulai di Piala Menpora kemarin," kata dia dalam laman resmi klub, Jumat (9/4).

Yang pasti, kata Andika, Piala Menpora menjadi sarana bagus bagi seluruh pemain dalam mendapatkan kembali suasana sepak bola, selain harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Atmosfer pertandingan dalam Piala Menpora membuat saya dan teman satu tim senang bukan main karena setahun kai tidak merasakan suasana seperti ini meskipun dengan tanpa penonton," sebutnya lagi.

Pemain berusia 25 tahun itu mengakui Piala Menpora yang tengah memasuki babak perempat final memang benar-benar menjadi pelepas dahaga bagi insan sepak bola Indonesia.

Baca juga: Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021 Masih Terkendali

Setelah setahun tak bertanding akhirnya mereka kembali bisa merasakan persaingan di dalam lapangan, seperti juga dirasakan para pemain Borneo FC.

Meski gagal melangkah lebih jauh, kata dia, pemain merasakan kembali hal hilang dalam setahun terakhir dan ada sejumlah pengalaman didapatkan menjelang tampil dalam Liga 1 mendatang.

Andika juga mengakui saat ini persaingan dalam tim Borneo FC untuk posisi stopper sangatlah ketat karena selain bersaing dengan pemain senior, beberapa pemain junior juga menjadi pesaingnya.

Javlon Guseynov dan Wildansyah adalah pemain senior, sedangkan Komang Teguh dan Nurdiansyah adalah duet pemain muda yang juga bermain bagus selama Piala Menpora.

"Persaingan bek tengah sangat ketat karena tiap latihan semua pemain menunjukkan kemampuan yang terbaik. Yang jelas, saya siap bersaing dan siap dimainkan jika mendapatkan kepercayaan," kata pemain kelahiran Jambi itu.

Untuk Liga 1 mendatang, Andika berharap tak ada kendala yang menggagalkan kompetisi itu mengingat ketatnya prokes dalam Piala Menpora yang bisa dijadikan acuan PT LIB dalam memutar lagi roda kompetisi.

"Semoga tidak ada kendala untuk gelaran kompetisi tahun ini. Artinya kompetisi bisa digelar sesuai jadwal yang katanya dilaksanakan setelah Lebaran," kata Andika. (R-3)

Baca Juga

AFP

Dortmund Beli Donyell Malen dari PSV Seharga Rp583,8 miliar

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 28 Juli 2021, 06:35 WIB
BORUSIA Dortmund memboyong penyerang sayap Donyell Malen dari PSV Eindhoven, demikian diumumkan laman resmi klub Jerman itu pada Selasa...
AFP/Mike Hewitt

Guardiola Harap Pemain City Bisa Langsung Berlatih Tanpa Dikarantina

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 28 Juli 2021, 06:26 WIB
Nathan Ake, Joao Cancelo, Ruben Dias dan Benjamin Mendy baru selesai membela negara masing-masing di Piala Eropa 2020 dan turun 45 menit...
Twitter @ChelseaFC

Tertinggal Lebih Dulu, Chelsea Tekuk Bornemouth di Laga Pramusim

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 28 Juli 2021, 06:20 WIB
Kendati banyak diperkuat para pemain muda, sejumlah pilar tim utama Chelsea turut ambil bagian di laga kali ini termasuk duo kiper Kepa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya