Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANDINGAN antara PSIS Semarang dan PSM Makassar diperkirakan berjalan menarik. Sebab, kedua tim berisikan para pemain lokal dan pemain muda, tanpa pemain asing.
Pelatih kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic menegaskan timnya siap melakoni laga delapan besar melawan PSM Makassar. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (9/4) besok.
“Kami siap dan sudah mempersiapkan diri 100% untuk menghadapi pertandingan besok. PSM adalah tim yang baik dan kuat. Dipenuhi beberapa pemain berpengalaman, seperti Zulkifli, Rasyid dan Abdul Rahman,” tutur Dragan kepada media, Kamis (8/4).
Pihaknya memang mewaspadai sejumlah pemain senior PSM Makassar. Terutama, karena pernah bekerja sama dengan dirinya saat melatih Borneo FC.
Baca juga: Kaesang Beli Persis Solo, Jokowi Cuma Bilang: 'Lanjut'
“Beberapa pemain senior PSM pernah bekerja sama dengan saya. Seperti, Zulkifli, Abdul Rahman dan Wanggai di Borneo FC. Ini menarik dan mereka pemain berpengalaman, serta memiliki kualitas,” terang Dragan.
Dragan pun menyebut laga besok dipastikan berjalan menarik. Apalagi, timnya dan lawan sama-sama mengandalkan tenaga pemain lokal dan pemain muda akademi.
Lebih lanjut, dia menilai lawannya merupakan tim yang solid sepanjang Piala Menpora 2021. Untuk mengantisipasi lawan, pihaknya telah memetakan sejumlah kelebihan dan kekurangan dari PSM Makassar.
“PSM adalah tim yang bagus. Di Piala Menpora kali ini juga cukup solid. Namun, kami telah melakukan analisis untuk meredam mereka. Dengan cara mempelajari bagaimana mereka bermain. Hari ini kami kembali mematangkan taktik,” pungkasnya.
Salah satu pemain muda yang menonjol dari PSM Makassar di ajang Piala Menpora adalah Yakob Sayuri. Dragan menyebut pemain tersebut memiliki performa prima. Namun, strateg timnya tidak hanya berfokus pada satu pemain, melainkan satu tim secara keseluruhan.
Baca juga: Bekap Persebaya, PSS Lolos ke Perempat Final
Di sisi lain, Pelatih PSM Makassar Syamsuddin Batolla mewaspadai para pemain PSIS. Namun, dia menegaskan tidak ada instruksi khusus untuk timnya jelang laga perdelapan final besok. Kendati demikian, Syamsudin berencana menerapkan pressing ketat kepada seluruh pemain PSIS. Tujuannya, meredam pergerakan tim lawan.
"Kami juga memberikan perintah ke pemain, siapa pemain yang paling dekat (dengan pemain PSIS), harus memberikan gangguan," papar Syamsuddin.
Dengan pressing ketat, pihaknya berharap dapat memutus alur bola dari PSIS Semarang, kemudian melangsungkan serangan balik cepat. Syamsuddin mengaku timnya sudah siap tempur untuk laga perdelapan final besok. Dia hanya berpesan tiga hal kepada para pemain.
“Saya selalu instruksikan bahwa kalian harus main disiplin, sabar dan kerja keras. Itu yang selalu saya tekankan kepada pemain," tukasnya.(OL-11)
Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha menilai kegagalan timnya memaksimalkan peluang menjadi penyebab kekalahan Persebaya pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu malam.
Pelatih Persebaya mengevaluasi penyelesaian akhir timnya setelah mencatatkan 20 percobaan tembakan dengan hanya tiga yang tepat sasaran saat mengalahkan PSM Makassar.
Tambahan poin tersebut mengangkat Persebaya ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 38 poin. Sebaliknya, PSM Makassar masih tertahan di posisi ke-13
Duel klasik penuh gengsi akan tersaji pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 saat Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (25/2).
Persebaya Surabaya tengah mematangkan persiapan intensif menjelang laga krusial pekan ke-23 Super League 2025/2026 melawan PSM Makassar.
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menilai kemenangan 2-1 atas PSM Makassar tidak lepas dari kemampuan timnya beradaptasi dengan kondisi lapangan yang kurang ideal.
Pemilihan Ternate sebagai lokasi awal ajang ini dilandasi keyakinan Menpora bahwa wilayah ini memiliki banyak bibit unggul di bidang sepak bola.
Bintang Timur (BeTA) Atambua U-14 siap berlaga di Menpora Cup-Asosiasi Pembina Sepak Bola Usia Muda Seluruh Indonesia (Apsumsi) II Tahun 2024 di Sawangan, Jawa Barat mulai 27-29 September 2024.
Piala Menpora Mahasiswa U-23, rencananya, akan berlangsung mulai 8 Oktober hingga 28 Oktober di dua tempat berbeda, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan Universitas Indonesia (UI).
Semangat olahraga dalam kompetisi sepak bola tidak pernah bisa dipisahkan dari sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi keolahragawanan dalam pertandingan.
Turnamen Golf Piala Menpora 2021 juga akan menjadi ajang silaturahmi informal antara para stakeholder olahraga dan industri olahraga nasional.
Dero berhasil meraih penghargaan di babak Perempatfinal denga judul tulisan Mewujudkan Kompetisi Dengan Protokol Kesehatan. Masing-masing kategori dipilih 5 pemenang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved