Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ZINEDINE Zidane mengaku tetap tenang meski posisinya sebagai pelatih Real Madrid terancam setelah disingkirkan dari Copa del Rey oleh sepuluh pemain tim divisi Segunda B Alcoyano pada Kamis (21/1).
Posisi pelatih asal Prancis itu di Bernabeu mulai terancam setelah serangkaian hasil buruk belakangan ini dan kemunduran terbaru ini dipastikan menambah tekanan yang sudah diterimanya, tetapi Zidane berusaha untuk tetap tenang.
"Banyak hal yang dikatakan saat kami kalah," kata Zidane seusai pertandingan yang dikutip Marca. “Saya tenang, saya pikir para pemain ingin menang ketika mereka berada di lapangan.“
"Kita harus melihat apa yang akan terjadi dalam beberapa hari mendatang."
”Saya rasa (para pemain masih percaya terhadap saya). Kami sudah berusaha. Kami telah melakukan hal-hal baik musim ini, tetapi tidak baru-baru ini."
Saat ditanya apakah ia merasa bertanggung jawab tentang performa Real Madrid belakangan, Zidane mengaku bahwa ia bertanggung jawab atas beberapa kesalahan.
"Saya pikir itu tanggung jawab saya sebagai pelatih, "kata Zidane. "Ini sepak bola."
"Anda harus memanfaatkan peluang Anda. Bola tidak ingin masuk dan sekarang, yah, kami tersingkir." (OL-8)
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, bereaksi usai kekalahan perdana di La Liga kontra Osasuna. Soroti lambatnya aliran bola hingga status Kylian Mbappe.
Real Madrid menelan kekalahan pertama mereka di La Liga tahun 2026. Simak ulasan kekalahan 2-1 dari Osasuna yang mengancam posisi Los Blancos di puncak klasemen.
Real Madrid bidik kemenangan ke-9 beruntun saat bertandang ke markas Osasuna di El Sadar. Simak prediksi skor, lineup, dan statistik kunci di sini.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved