Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Montreal Impact Thierry Henry mengaku lebih senang ketika bermain di Arsenal ketimbang Barcelona. Menurut pria 42 tahun itu, ia lebih memiliki kebebasan bersama The Gunners ketimbang Blaugrana.
Di Barca, Henry harus bermain melebar dan membuka ruang untuk para gelandangnya. Sedangkan di Arsenal, Henry memiliki kebebasan untuk bermain melebar atau turun menjemput bola.
Henry membela Arsenal sejak 1999 hingga 2007 sebelum hijrah ke Barcelona pada 2007 hingga 2010. Di Barca, ia sukses meraih Liga Champions 2009.
Baca juga: Bersama Conte di Inter, Pogba akan Kembali Garang
"Di Arsenal, saya bisa ke mana pun yang saya mau. Lebih mudah bermain di Arsenal karena saya memiliki Bergkamp atau Kanu. Mereka akan menempati posisi di tengah dan saya bisa turun, bergerak ke kanan atau kiri," ujar Henry seperti dikutip dari Goal.
"Ketika Pep (Guardiola) datang, Anda harus melakukan gerakan tipuan untuk memancing pemain belakang dan menciptakan ruang. Saya mulai memahami ruang dan ketika saya bisa beradaptasi, saya memenangkan segalanya," ungkapnya.
"Saya menjalani masa-masa hebat di sana. Tapi, Arsenal tetap ada di hati saya," pungkasnya. (OL-1)
Preview lengkap Tottenham vs Arsenal 22 Februari 2026. Debut Igor Tudor hadapi badai cedera Spurs melawan pemuncak klasemen Arsenal.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta menegaskan timnya tetap berada di jalur yang tepat dalam semua kompetisi musim ini, meski mendapat sorotan setelah ditahan imbang Wolverhampton Wanderers.
Laga Tottenham vs Arsenal bakal digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2).
Sang pelatih Arsenal Mikel Arteta yang biasanya tampil penuh keyakinan dalam membela tim asuhannya kini berbeda nada. Kali ini dia tampak terpukul.
Arsenal terlihat kehilangan fokus di menit-menit akhir persis seperti saat melawan Brentford. Tim London Utara itu akan kembali mendapat cap sebagai tim yang gagalĀ
AmbisiĀ Arsenal mengakhiri puasa gelar Liga Primer Inggris sejak 2004 kini benar-benar terancam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved