Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, menilai PSSI telah melakukan sejumlah perubahan positif selama beberapa waktu terakhir. Salah satu tolok ukurnya tak lain kompetisi kelompok usia yang berjenjang.
“Program dari perubahan yang dilakukan PSSI yang bagus dan memberi harapan. Sebelumnya saat coaching conference, para pelatih dihadapkan pada satu pertanyaan bagaimana upaya makin meningkatkan pemain muda. Hal itu ternyata dijawab dengan adanya kompetisi U-16, U-18, dan U-20,” kata Seto.
Mantan gelandang timnas Indonesia tersebut menilai kebijakan baru PSSI menggelar kompetisi kelompok usia akan berdampak bagus ke timnas junior. Menurutnya, bakat-bakat hebat yang dimiliki Indonesia di usia dini akan lebih mudah dipantau.
“Kalau kompetisi U-16 sampai U-20, kita tidak akan kekurangan bibit bertalenta. Kita bisa menciptakan lebih banyak pemain bertalenta. Misalnya, kita masih sulit cari striker," ujar Seto.
"Saya yakin ini bisa teratasi melalui kompetisi kelompok usia yang digelar PSSI ini. Atau bagaimana kita bisa mendapatkan gelandang terbaik. Bisa di kompetisi ini,” ujarnya. Hal ini pula yang membuat Seto setuju dengan niat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.
PSSI melobi FIFA
Sebagaimana diunggah di akun Instagram pribadinya, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria saat ini tengah berada di Shanghai, Tiongkok, untuk mengikuti FIFA Council Meeting, sekaligus melakukan lobi agar Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan.
“Muara kompetisi itu adalah timnas. Pemain-pemain yang sekarang tampil gemilang di kompetisi usia yang digelar PSSI itu seharusnya mendapat kesempatan tampil di level internasional seperti Piala Dunia U-20,” ujarnya.
Seperti diketahui, PSSI mengajukan 10 Stadion sebagai calon tuan rumah piala dunia, yaitu Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Wibawa Mukti (Cikarang), Pakan Sari (Bogor), Patriot (Bekasi), Mandala Krida (Yogyakarta) Manahan (Solo), Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan I Wayan Dipta (Bali).
Seto sendiri mendukung bila Yogyakarta benar-benar menjadi salah satu kota penyelenggara.
“Luar biasa kalau Indonesia bisa terpilih sebagai tuan rumah. Saya optimistis penyelenggaraan akan sukses. Biar orang luar (dunia) tahu Indonesia seperti apa. Indonesia bisa mempromosikan pariwisata dan kian meyakinkan orang luar kalau Indonesia itu aman,” ujarnya.
"Saya juga mendukung bila Yogyakarta menjadi salah satu tuan rumah. Stadion di Yogykarta luamayan bagus dan memiliki banyak tempat latihan. Bila Yogyakarta jadi salah satu venue ini bisa memotivasi pemain muda di sini untuk menekuni sepak bola dan menjadikannya mata pencarian,” kata Seto. (Ol-09)
Meski tidak menyandang status sebagai tim unggulan utama, Ronald Koeman yakin timnas Belanda mampu berbicara banyak dan mengejutkan di Piala Dunia 2026.
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Pengetatan visa Donald Trump mengancam trafik suporter di Miami sebagai host Piala Dunia 2026. Simak dampak ekonomi dan skema FIFA PASS di sini.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Kebijakan visa ketat Presiden Donald Trump mengancam kehadiran ribuan suporter di Piala Dunia 2026. Simak dampak bagi fans sepak bola global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved