Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
LAGA melawah Partizan Belgrade dalam lanjutan Liga Eropa, akan menjadi momentum bagi Manchester United guna kembali ke jalur kemenangan, Kamis (24/10) malam.
Setan Merah perlahan mulai menemukan insting mencetak gol seusai berhasil menahan Liverpool 1-1 pada akhir pekan lalu.
Dianggap akan mudah dikalahkan sang pemuncak klasemen Liga Inggris, Liverpool, Manchester United ternyata di awal laga mampu menyulitkan dan mencetak satu gol.
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengaku timnya bermain baik, meski tak meraih poin penuh kontra LIverpool. Ia mengatakan penampilan itu akan dijadikan sebagai motivasi untuk meraih kemenangan melawan Partizan.
"Saya kecewa tidak bisa berbicara kemenangan, tapi penampilan kami sangat positif. Satu poin hari ini adalah awal yang berharga. Kami harus mulai memenangkan pertandingan," ujar Solskjaer.
Baca juga: Dua Gol Dybala Antar Juventus Tekuk Lokomotiv
Namun, upaya memetik tiga poin bisa saja kandas. Setan Merah, julukan Manchester United akan kesulitan melawan tim yang bertahan. Miskinnya kreativitas dan skema menyerang monoton tak bisa mendobrak pertahanan, karena mudah diantisipasi lawan.
Selama ini Manchester United masih menggunakan taktik serangan balik cepat untuk meraih gol, seperti gol melawan Liverpool.
Solskjaer masih bergantung pada kecepatan pemain depan dan sayap, seperti Marcus Rashord dan Daniel James untuk mencetak gol. Untung bagi Solskjaer, Martial kembali fit dan bisa diturunkan kontra Belgrade.
Dari pihak lawan, Partizan mamu tampil baik ketika bermain di kandang. Dari 9 laga kandang, Partizan hanya kalah sekali melawan Vozdovac dan hanya kebobolan 7 gol.
Laga ini akan menjadi sengit, karena kedua tim memiliki motivasi masing-masing. Manchester United datang untuk memupus rekor buruk empat kali pertandingan tanpa kemenangan. Sendangkan, Partizan ingin mempertahankan rekor bagus di kandang.
Minta Suporter Ramah
Pelatih Partizan Belgrade Savo Milosevic meminta para suporter menyambut baik kedatangan Manchester United dengan baik. Ini menyusul peristiwa ejekan rasial selama pertandingan di negara Eropa Timur belakangan ini.
Ia mengatakan seharusnya fan mampu menjaga sikap dan klub kembali tak terkena sanksi lagi dari UEFA. Sebelumnya, klub Serbia itu dihukum dua pertandingan di kancah Eropa tanpa penonton usai prilaku rasial suporter saat kualifikasi Piala Eropa melawan klub Turki Yeni Malatyaspor.
"Saya akan mengatakan kepada suporter, "klub besar, klub raksasa datang ke kandang kita, dan kita seharusnya terhormat bermain melawan Manchester United pertama kali sejak tahun 1966," ujar Milosevic. (OL-8/dailymail)
MARCUS Rashford benar kalau mengatakan bahwa klub kesayangannya, Manchester United, belum berubah
Sejumlah klub besar Eropa, termasuk Real Madrid, Atletico Madrid, dan Bayern Munich, disebut berminat meminjam Mainoo.
Posisi manajer asal Portugal itu mulai dipertanyakan sejak Setan Merah gagal meraih hasil maksimal di awal musim.
SETELAH tersingkir secara memalukan dari ajang Piala EFL, Manchester United harus segera mengalihkan fokus mereka ke Liga Primer.
Chelsea dan Manchester United menyetujui biaya transfer sebesar 40 juta pound (Rp884 miliar).
MU harus angkat koper lebih cepat dari setelah kalah adu penalti 11-12 dari Grimsby.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved