Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
JOAO Miranda ingin hengkang dari Inter Milan. Bek asal Brasil itu pesimistis bisa bersaing di skuat utama Nerazzurri musim depan.
Kedatangan Diego Godin di skuat Inter musim ini membuat lini belakang Nerazzurri penuh sesak. Selain dua nama itu, Inter masih memiliki pemain di posisi bek tengah macam Milan Skriniar, Andrea Ranocchia, dan Stefan De Vrij.
Hal itu yang membuat Miranda menunggu tawaran dari klub lain. Keinginannya tampil di Timnas Brasil membuat Miranda ingin mendapatkan kesempatan bermain reguler di level klub.
"Saya masih melihat diri saya bisa bermain untuk Brasil di masa depan. Karena saya tampil di level tertinggi dan telah memberikan kontribusi saya untuk Selecao selama Copa America," kata Miranda.
Baca juga: Inter Milan Gagal Datangkan Lukaku
Mantan bek Atletico Madrid itu pun saat ini tengah dihubungkan dengan AS Roma. Namun, Miranda masih ingin memilah tawaran yang datang sebelum memastikan masa depannya.
"Saya mematikan ponsel selama Copa America, jadi saya bisa berkonsentrasi. Tapi sekarang saya akan mulai menganalisa setiap proposal dan melihat apa yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan," pungkasnya.
Miranda didatangkan Inter dari Atletico pada 2015 lalu. Saat ini, ia masih terikat kontrak dengan Nerazzurri selama satu tahun lagi. (Medcom/OL-2)
Chivu seakan menegaskan tekad Nerazzurri untuk meninggalkan bayang-bayang masa transisi.
Inter Milan tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0 atas Torino, mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Serie A sekaligus menandai debut manis pelatih Cristian Chivu.
Gol kemenangan Inter Milan ke gawang Torino di laga Serie A dicetak oleh Aleesandro Bastoni, Marcus Thuram (dua gol), Lautaro Martinez, dan Ange Bonny.
Kedatangan Andy Diouf merupakan bagian dari rencana jangka panjang Inter Milan di bawah asuhan pelatih baru, Cristian Chivu, untuk menyegarkan skuad dengan pemain muda dan dinamis.
Atalanta mengeluarkan biaya transfer sebesar 17 juta euro (sekitar Rp307 miliar) untuk Nicola Zalewski dari Inter Milan.
Secara statistik Inter Milan lebih unggul dibanding Monza dengan menguasai 54% penguasaan bola dan melepaskan 19 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved