Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
NEYMAR, Senin (28/4), disebut pengecut dan kekanak-kanakan oleh media massa Brasil setelah striker itu memukul seorang pendukung yang mengejek pemain Paris Saint-Germain setelah klub itu kalah di laga final Coupe de France.
PSG menyerah 6-5 lewat adu penalti setelah laga berakhir 2-2 di waktu normal dalam laga pada Sabtu (27/4) di Stade de France.
Sejumlah kamera ponsel menangkap insiden saat Neymar, pesepak bola termahal di dunia, memukul wajah seorang pendukung setelah pendukung itu mengejek sejumlah pemain PSG saat mereka akan menerima medali runner-up.
Insiden itu terjadi di hari yang sama Neymar diganjar skorsing tiga pertandingan Liga Champions oleh UEFA karena memaki wasit di media sosial pascakekalahan PSG dari Manchester United.
Neymar, lewat Instagram, mengakui dirinya memukul pendukung itu. "Apakah tindakan saya salah? Iya. Tapi, tidak semua orang bisa bersabar."
Baca juga: Maki Wasit di Media Sosial, Neymar Diskors Tiga Laga
Pernyataan Neymar itu langsung disanggah sejumlah komentator olahraga Brasil.
"Jika kegagalannya yang tanpa akhir, pendidikannya yang minim, antipati, dan kepalsuannya belum cukup, Neymar kini menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang pengejut," tulis Juca Kfouri di surat kabar Sao Paulo Folha.
"Meski berbakat besar, Neymar tidak akan pernah sejajar dengan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, Jika dia senang dengan itu, biarkan saja dia menikmatinya," imbuhnya.
Penulis lainnya di surat kabar yang sama, Mathias Alencastro mengatakan Neymar telah menjadi bak anak-anak pemberontak.
"Neymar tampaknya tidak bisa menerima kritik atau pun mengatasi frustasi," ungkap Marcelo Tieppo di laman daring Terra.
Korban pemukulan Neymar, yang disebut benama Edouard membantah menghina Neymar.
"Saya hanya mengatakan para pemain PSG tidak berguna," ujar sopir asal Nantes itu. "Saya kemudian mengatakan Allez Rennes!" (AFP/OL-2)
Bintang muda Julio Enciso menjadi pahlawan kemenangan Strasbourg lewat torehan dua gol cepat yang membungkam ambisi Monaco di ajang Coupe de France.
Toulouse FC melaju ke perempat final Piala Prancis (Coupe de France) usai membungkam Amiens 1-0. Yann Gboho jadi pahlawan kemenangan Les Violets.
RC Lens melaju ke perempat final Piala Prancis setelah mengalahkan Troyes 4-2.
Pelatih OGC Nice, Claude Puel, memuji karakter para pemainnya setelah menumbangkan Montpellier. Simak kunci sukses taktik dan pesan menyentuh untuk para fans.
OGC Nice melaju ke perempat final Coupe de France setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol. Gol spektakuler Sofiane Diop di menit akhir kunci kemenangan 3-2.
Gol ke gawang Laval di laga 16 besar Coupa de France merupakan gol kelima Endrick dalam lima laga terakhirnya sejak bergabung dengan Lyon, Desember lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved