Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
HANYA sekitar 2 jam Manchester City menduduki puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris sebab setelah itu mereka harus kembali menyerahkan posisi terhormat itu kepada pesaingnya Liverpool.
The Reds sukses kembali merebut posisi puncak setelah menumpaskan Chelsea 2-0 di Stadion Anfield pada Minggu (14/4) malam. Kedua gol 'si Merah' dalam laga itu dicetak Sadio Mane pada menit ke-51 dan Mohamed Salah (53').
Dengan hasil itu, the Kop untuk sementara berada di urutan terdepan dalam perburuan gelar musim ini dengan 85 poin dari 34 laga, atau unggul dua angka dari the Citizen. Meski begitu, City masih punya satu partai tunda yang belum dimainkan. Alhasil, segala kemungkinan masih bisa terjadi sampai akhir musim nanti.
Ketatnya persaingan itu diakui arsitek kedua tim. Juru taktik Liverpool Juergen Klopp mengaku tidak keberatan jika nantinya City yang keluar sebagai juara musim ini. Menurut dia, melihat anak-anak asuhnya tumbuh sebagai tim hebat lebih membanggakan ketimbang sebuah trofi.
"Jika kami juara, itu hebat. Namun, jika tidak, kami masih tim sepak bola yang sangat bagus."
Alih-alih membahas persaingan timnya, arsitek asal Jerman itu justru memuji Salah. Menurutnya, bomber asal Mesir itu sekali lagi berhasil membungkam orang-orang yang mengkritiknya.
"Itu ialah gol (dari luar kotak penalti) yang fantastis dari Mo (sapaan akrab Mohamed Salah). Saya memiliki pandangan terbaik. Ia sungguh luar biasa, brilian. Saya juga bangga dengan tim, itu ialah penampilan yang fantastis. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari ini," pungkasnya.
Senada dengan Klopp, arsitek Manchester City, Josep 'Pep' Guardiola, juga mengakui perburuan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini tekanannya luar biasa. Itu bisa dilihat dari hasil kedua tim yang bergantian memuncaki klasemen.
Baca Juga : Kalah di Leg Pertama, Guardiola Tegaskan belum Menyerah
"Tekanannya luar biasa. Kami berjuang untuk menjadi juara back to back," kata Guardiola.
"Dalam dua musim, kami mengumpulkan 83 poin dan tinggal menyisakan lima pertandingan. Kami sudah memenangi Piala Liga dan kini melaju ke final Piala FA. Kami harus melaju selangkah demi selangkah," lanjut mantan arsitek Barcelona dan Bayern Muenchen itu.
"Dari jumlah pertandingan yang kami punya, saya pikir Liga Primer Inggris masih dalam jangkauan. Kami hanya perlu memenangi semua laga tersisa dan para pemain tahu itu," cetus Guardiola.
Makan tumbal
Persaingan sengit dalam perebutan gelar musim ini juga terjadi di Bundesliga. Setelah sempat diduduki Borussia Dortmund, Bayern Muenchen kembali merebut posisi puncak klasemen setelah melibas Fortuna Duesseldorf 4-1 di Merkur Spiel-Arena, kemarin dini hari.
Berkat tambahan tiga angka tersebut, Die Roten kini mengoleksi 67 poin dari 29 laga. Mereka unggul satu angka dari Dortmund yang berada di posisi kedua.
Sayangnya, kemenangan Muenchen itu harus dibayar mahal. Kiper andalan mereka Manuel Neuer mengalami cedera betis dalam laga tersebut.
Situasi itu tentu membuat cemas arsitek Muenchen Niko Kovac. Ia pun berharap cedera Neuer tidak parah karena mereka sangat membutuhkan tenaganya pada sisa musim ini.
"Itu ialah cedera betis yang sama seperti masalah terakhir yang dialaminya. Kami akan memeriksanya dan semoga cederanya tidak serius," cetus Kovac. (AFP/BBC/R-2)
Preview lengkap Final Piala Liga (Carabao Cup) 2026 antara Arsenal vs Manchester City di Wembley. Prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci.
Arsenal asuhan Mikel Arteta datang dengan kepercayaan diri tinggi sebagai pemuncak klasemen Liga Primer. Mereka berambisi mengakhiri puasa gelar Piala Liga selama 33 tahun
Mikel Arteta mengakui bahwa kedekatannya dengan Pep Guardiola kini tak lagi sama seperti saat keduanya masih bekerja sama di Manchester.
Real Madrid singkirkan Manchester City dari Liga Champions dengan agregat 5-1. Simak komentar Alvaro Arbeloa soal kartu merah Bernardo Silva dan performa Vinicius Jr.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui timnya belum mencapai level terbaik lagi setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid untuk ketiga kalinya secara beruntun
Pep Guardiola memilih untuk tetap optimistis. Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mengembalikan kejayaan Manchester City di musim mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved