Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAIR ternama Rusia Lev Rubinstein mengembuskan napas terakhirnya pada usia 76 tahun di Moskwa, Rusia, pada Minggu, (14/1). Kabar Ini diumumkan putrinya, Maria
Dunia sastra sangat berduka dengan kepergian tokoh puisi konseptualisme, itu. "Ayah saya, Lev Rubinstein, meninggal hari ini," tulis Maria di LiveJournal, Minggu, (14/1).
Rubinstein mengalami kritis setelah sebuah mobil menabraknya pada Senin, (8/1) lalu. Dia dibawa ke rumah sakit yang berada di Institut Penelitian Sklifosovsky dengan banyak luka sehingga harus menjalani operasi berat.
Sebuah kasus pidana pun dibuka terhadap pengemudi mobil berusia 63 tahun yang menabrak Rubinstein. Oleh karena keteledoran melanggar peraturan lalu lintas, pengemudi menghadapi hukuman beberapa tahun penjara.
Rubinstein lahir pada 19 Februari 1947 di Moskwa. Dia lulus dari Fakultas Filologi, Institut Pedagogis Korespondensi Negara Moskwa (sekarang Universitas Negeri Sholokhov Moskwa). Setelah kuliah, dia sempat bekerja sebagai pustakawan universitas.
Lelaki bertubuh kecil dan berkaca mata itu adalah salah satu penyair konseptualisme Moskwa terkemuka. Dia menciptakan genre puisinya sendiri di persimpangan sastra, seni visual, dan pertunjukan
Sejak pertengahan 1970-an, namanya telah dikenal luas di seantero Uni Soviet dan luar negeri. Dia dekat dengan gerakan bawah tanah seni dan sastra yang selalu bertolakbelakang dengan mayoritas pesastra umumnya
Dalam gerakan konseptualisme Moskwa, Rubinstein bekerjasama dengan penyair Vsevolod Nekrasov dan Dmitry Prigov. Dia mulai belajar sastra pada akhir 1960-an, bekerja dengan gaya minimalis. Di bawah pengaruh tekanan bekerja dengan kartu perpustakaan, Rubinstein menciptakan genrenya sendiri yang disebut sajak "lemari arsip".
Dalam dunia perpuisian Rusia, Rubinstein telah menerima penghargaan bergengsi sebagai Pemenang Andrey Bely Award (1999) dan Penghargaan Sastra "Hidung" (2012) untuk bukunya Tanda-tanda Perhatian.
Rubinstein adalah tokoh humanis yang aktif menyuarakan aksi damai dalam kegiatan masyarakat Rusia.
Sejak 1990, puisi-puisi Rubinstein banyak menghiasi halaman kebudayaan di berbagai surat kabar di negaranya, termasuk dipublikasikan di Kommersant, Itogi, Nezhedelny Zhurnal, dan Republik. Karya-karyanya juga telah diterjemahkan ke berbagai bahasa asing.
Rubinstein adalah tokoh humanis yang juga aktif menyuarakan aksi damai dalam kegiatan masyarakat. Dia menentang perang di Chechnya, membela anggota Pussy Riot Maria Alyokhina dan Nadezhda Tolokonnikova, serta menentang dukungan Rusia terhadap separatis di Ukraina.
Pada 2017, Rubinstein menarik diri dari anggota PEN Rusia, dengan mengatakan bahwa PEN Rusia tidak memenuhi kewajibannya untuk melindungi para penulis yang dianiaya karena karya-karya mereka. Pada Maret 2022, dia menandatangani surat terbuka yang mengutuk invasi skala penuh Rusia ke Ukraina.
Kepergian Rubinstein mendatangkan duka mendalam bagi dunia sastra Rusia. Secara pribadi, saya mengenal sosok Rubinstein sejak 2015. Dalam beberapa kegiatan sastra, kami saling berdiskusi tentang gerakan pembaruan puisi ke depannya.
Meski usia saya dan almarhum terlampaui sangat jauh, namun itu bukan pembatas dalam berkomunikasi. Gayanya yang supel, mudah bergaul, dan humoris membuat siapapun menaruh simpati padanya.
Karya-karya Rubinstein, baik puisi maupun prosa, akan selalu dikenang sepanjang masa seperti embun yang beku di patal bunga bakung. Selamat jalan, kawan. (SK-1)
Baca juga: Brodsky dan Cinta Tak Sampai
Baca juga: Tokoh Puisi Mbeling itu Sudah Pergi Jauh
Baca juga: Feminitas Abadi dalam Puisi Alexander Blok
Iwan Jaconiah, penyair, kulturolog, dan editor puisi Media Indonesia. Buku kumpulan puisi terbarunya HUH! (Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Jakarta, 2023).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Puisi “Perempuan dan Tubuhnya” karya Akromah Zonic menyoroti objektifikasi, pengawasan sosial, dan nilai tubuh perempuan melalui lirik reflektif yang kuat dan menyentuh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
Kontribusi Chairil Anwar lewat puisi tersohor seperti Aku, Doa, dan Derai-Derai Cemara menjadikannya simbol perlawanan dan kebebasan berpikir.
Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok Chairil bukan hanya sebagai sastrawan, tetapi sebagai manusia yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.
Pelatihan daring ini diikuti ratusan sekolah peserta Festival Literasi Kutai Timur #1. Para siswa dan guru mengadakan nonton bareng di sekolah masing-masing.
Dilengkapi layanan chat multibahasa, Sahabat-AI mampu memahami nuansa bahasa, merangkai kata, dan menghasilkan karya sastra dalam bahasa lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved