Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Wali Kota Bekasi, yang belum lama ini selesai menjabat Tri Adhianto, mengisi waktu sahur di bulan suci Ramadan ini dengan mendatangi rumah warga tidak mampu. Datang secara mendadak ke rumah warga dimaksudkan untuk melihat kondisi warga saat Ramadan.
Salah satu rumah yang disambangi Tri adalah Mak Nisah, 70. Ia seorang perempuan yang hidup sebatang kara, tinggal di gang Dukuh, Kampung Kebantenan, Jati Asih, Kota Bekasi.
Mak Nisah mengaku tak menduga akan didatangi dan diajak makan sahur Ketua DPC PDIP Kota Bekasi itu. Ia mengaku terharu dengan kedatangan Tri.
Baca juga : Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Hari Ini Kamis 21 Maret 2024 untuk Wilayah Jabodetabek
"Ya Allah, saya seperti bermimpi. Saya tak menyangka jika gubuk saya ini kedatangan orang penting," kata Mak Nisah.
Saat datang, Tri Adhianto membawa banyak makanan. Ia juga terlihat santai dengan suasana rumah Mak Nisah, yang terlihat banyak barang berantakan dan kotor.
Tri bahkan menyempatkan diri untuk masuk ke dapur Mak Nisah. Walaupun ia sekedar melihat-lihat makanan di rumah Mak Nisah. Saat makan sahur pun terihat Tri mengambilkan nasi untuk Mak Nisah.
Baca juga : Hotel Horison Ultima Bekasi Rayakan Ramadan dengan Sajian dari Seluruh Dunia
"Subhanallah, saya benar-benar merasa dihormati dan dimuliakan oleh Pak Tri seperti terhadap ibunya sendiri. Saya sangat terharu, kagum dan senang luar biasa. Beliau memang pemimpin teladan," ungkap Mak Nisah.
Tri Adhianto mengaku tidak memberi tahu warga akan kedatangannya itu. Hal ini dilakukan, kata Tri, karena ingin melihat langsung kondisi warga saat makan sahur. Termasuk, makan apa saja saat sahur.
“Saat dirinya masuk ke dapur Mak Nisah, saya hanya memasak nasi saja, tak terlihat ada lauk dan sayuran. Kecuali, tempe goreng yang lagi dihangatkan untuk dimakan,” kata Tri dalam siaran persnya.
Baca juga : Jadwal Buka Puasa Hari Ini 18 Maret 2024 di Wilayah Jabodetabek
Mendatangi warga secara spontan, menurut Tri, penting buat dirinya. Sehingga, pada saatnya nanti, akan jadi bahan masukan dan pertimbangan dirinya sebagai politisi untuk membuat kebijakan terhadap warga kurang mampu.
Namun, hal yang tak kalah penting adalah misi untuk makin mengasah kepekaan sosial dirinya.
"Ini fakta yang tak boleh dipungkiri, bahwa masih banyak orang yang kurang beruntung secara ekonomi sehingga memerlukan bantuan orang-orang lebih mampu. Termasuk, bantuan dari pemerintah," paparnya.
Baca juga : Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadan di Sutan Raja Hotel Kolaka
Dalam konteks inilah, Tri mengajak semua pihak, khususnya para politisi untuk sering mengunjungi warga-warga tidak mampu. Termasuk, pada momen mendekati Lebaran. Terutama, untuk memastikan, apakah saat mereka berlebaran memiliki beras yang bisa dimasak atau tidak.
"Jangan sampe terjadi, boro-boro untuk beli daging, untuk beli beras pun mereka tak ada. Nah, tugas kita-kita yang mampu lah untuk ikut terpanggil membantu mereka," ungkapnya.
Buat Tri sendiri, kunjungan seperti itu bukan sesuatu yang baru dilakukan. Saat menjabat wali kota pun, hampir setiap pekan selalu ada warga yang dikunjunginya. (H-2)
BERBAGAI kegiatan dan hal positif dilakukan banyak orang di bulan suci Ramadan untuk mencari keberkahan, termasuk Presiden Komisaris Indah Kiat Pulp and Paper, Saleh Husin.
RAMADAN dinilai bisa menjadi momentum berbuat kebaikan, termasuk dengan anak yatim. Umat muslim berlomba untuk beramal dan menyalurkan bantuan di bulan penuh hikmah.
Pentingnya kehadiran dan kasih sayang seorang Ibu untuk anak
PT Berjaya Makmursukses Indotama (BMI) memanfaatkan momentum Ramadan untuk berbagi kehangatan dan kebersamaan dengan masyarakat, termasuk bersama anak-anak panti asuhan.
KELUARGA Alumni Universitas Pancasila (KAUP) menggelar acara KAUP Berbagi untuk membangun solidaritas dan kebersamaan di antara civitas akademika UP.
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
Pameran Dagang Lokal yang menjadi agenda pembuka menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bekasi.
Informasi yang sudah lama bisa dimunculkan kembali dan menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah maupun lembaga pendidikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved