Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAJARI buah hati berpuasa di bulan Ramadan bukanlah perkara mudah. Padahal, membiasakan anak menjalani puasa sejak kecil penting agar anak terbiasa untuk melaksanakan salah satu ibadah dari rukun Islam.
Menurut Pakar Psikologi Anak Universitas Airlangga (UNAIR) Dewi Retno Suminar, anak bisa diajarkan berpuasa sedini mungkin. Namun, orangtua tetap harus memperhatikan porsi pikiran dan kekuatan fisik anak dalam berpuasa.
Dewi mengungkapkan ada cara yang tepat untuk mengajarkan anak berpuasa tanpa harus dipaksa. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat anak mengajari anak berpuasa, seperti dilansir dari laman resmi UNAIR.
Baca juga: Tips untuk Anak Belajar Puasa Menurut Pakar Kesehatan
1. Memperhatikan usia anak
Menurut Dewi, orang tua harus memahami usia anak karena usia menentukan perkembangan kognitif anak dan ini juga terkait dengan cara berkomunikasi atau cara mengajarkan anak berpuasa.
Untuk anak usia di bawah tujuh tahun dengan masa perkembangan kognitif praoperasional, lanjut Dewi, cara terbaik mengajarkan puasa adalah dengan memberikan contoh langsung atau memberi kesempatan anak untuk meniru perilaku orang tuanya.
Baca juga: Hikmah Puasa Ramadan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Misalnya saat anak bangun sahur, biarkan anak melihat apa yang dilakukan orang tuanya dan jelaskan mengapa mereka harus sahur.
“Memberikan suasana Ramadan di dalam rumah, dengan sahur, puasa, dan shalat tarawih bersama akan menguatkan proses tiru anak dalam berpuasa,” jelasnya.
Sedangkan untuk anak usia tujuh tahun ke atas dengan masa perkembangan kognisi operasional konkrit, cara terbaik mengajarkan puasa pada anak adalah dengan memberikan reward dan penguatan saat anak mampu berpuasa satu bulan penuh secara konsisten. Reward yang diberikan bisa berupa pujian atau hadiah, tergantung masing-masing keluarga karena terkadang ada anak yang tidak cukup diberi pujian tetapi harus diberi hadiah.
2. Memahami kondisi fisik anak
Dewi juga menyampaikan bahwa orangtua penting untuk memperhatikan kondisi fisik anak. Orang tua bisa memberikan makanan bergizi dan bila perlu, orang tua bisa memberikan vitamin pada anak.
Dewi menyatakan bahwa mengajarkan puasa pada anak sedini mungkin merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Cara mengajarkan sesuatu kepada anak adalah dengan membiasakan diri berbuat baik dan menjauhi keburukan. Jika anak sudah terbiasa, lanjutnya, maka anak akan mudah melakukan kebaikan dan tidak merasa terbebani dalam melaksanakannya.
Beberapa manfaat mengajarkan puasa pada anak sedini mungkin antara lain dapat mengajarkan anak menjadi anak yang shaleh dan shalehah, mengajarkan anak untuk dapat menghargai orang yang kurang beruntung, mengajarkan anak tentang empati terhadap orang lain, membentuk anak menjadi lebih bersyukur dengan apa yang dimiliki dan dapat membantu anak untuk berolahraga (menahan diri).
“Dengan belajar berpuasa sejak dini, anak akan lebih mudah diajarkan tentang empati, menghargai orang lain dan bersyukur. Puasa dapat dijadikan sebagai media agar anak-anak mengerti ketika orang tidak makan, sehingga mereka merasa bersyukur ketika masih bisa makan dan juga memahami orang lain yang tidak mampu membeli makanan atau mengalami kelaparan,” tutup Dewi. (Z-10)
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved