Minggu 17 April 2022, 07:05 WIB

Menu Sehat Puasa, Ini Cara Mengolah Ikan Sehat Tanpa Digoreng

Zubaedah Hanum | Ramadan
Menu Sehat Puasa, Ini Cara Mengolah Ikan Sehat Tanpa Digoreng

MI/Panca
Ilustrasi

 

OLAHAN ikan menjadi salah satu menu favorit banyak orang saat berbuka puasa dan sahur. Namun, tidak semua cara memasak bisa mempertahankan nutrisi dalam ikan. Ikan yang digoreng justru tidak bagus untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan selama penggorengan, ikan akan menyerap lemak dari minyak sehingga meningkatkan jumlah kalori.

Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (Unair) Dwitha Nirmala memberikan alternatif olahan ikan tanpa harus digoreng. Ia menuturkan bahwa selain digoreng, ikan juga bisa dimasak dengan cara dikukus, tim, dan juga sup.

"Menu olahan ikan yang tidak digoreng yang bisa dicoba, yakni ikan kukus saus tiram, tim ikan jahe, sup kepala ikan bening, dan kembung kukus kuah asam," urai dosen Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan itu seperti dikutip dari laman Unair.

Dwitha juga menyebut beberapa jenis ikan yang baik dikonsumsi tanpa harus digoreng saat bulan puasa yaitu ikan sarden, ikan salmon, ikan makarel, ikan tenggiri, dan ikan tuna.

“Ikan tuna mudah didapat dalam bentuk kaleng ataupun ikan segar, untuk mengonsumsinya hindari tuna sirip kuning dikarenakan kandungan merkurinya tinggi sehingga tidak baik untuk kesehatan,” tutur dosen pengampu mata kuliah Kimia Pangan itu.

Dwitha mengungkapkan olahan ikan tanpa digoreng bisa menggunakan ikan segar maupun ikan beku. Ia menjelaskan bahwa ikan beku sama baiknya dengan ikan segar. Kandungan nutrisi pada ikan segar dan ikan beku juga sama, serta keduanya dapat memberikan keuntungan bagi kesehatan.

“Kelemahan ikan beku yang dimasak, bumbunya tidak menyerap dengan baik. Rasanya jadi kurang lezat,” ungkapnya.

Pilih yang Segar
Dwitha mengungkapkan ada tiga cara mudah membedakan ikan segar dengan ikan yang sudah tidak segar. Pertama, tampilan fisiknya seperti mata ikan segar tampak terang dan jernih, sisik masih kuat menempel dan tidak mudah lepas saat ditarik, serta insang berwarna merah tampak bersih dan segar.

“Insang berwarna kecokelatan atau keabuan dengan bagian insang yang tampak terpisah satu sama lain itu tandanya kualitas ikan sudah menurun,” ungkapnya.

Kedua, aroma ikan segar memang amis tetapi tidak menyengat. Dan Ketiga, daging ikan segar memiliki warna cerah dan tidak kusam. Ikan segar juga memiliki tekstur yang lembut tetapi cukup kenyal sehingga ketika ditekan dapat kembali ke bentuk semula.

“Berbeda dengan ikan segar, daging ikan yang kualitasnya menurun berwarna kusam, teksturnya pun berubah menjadi lunak,” tuturnya. (H-2)

 

Baca Juga

Ist

Masyarakat Puas Kinerja dari Pemerintah dan Polisi Tangani Arus Mudik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 15 Mei 2022, 21:22 WIB
Masyarakat merasakan puas atas kinerja dari Pemerintah Indonesia dan Polri terkait hal penanganan dan penyelenggaraan arus mudik Hari Raya...
DOK Pribadi.

Program Ramadhan Brand Berbagi Salurkan 1.000 Lebih Paket

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 09 Mei 2022, 21:50 WIB
Harapannya, seluruh donasi yang diberikan dapat menjadi berkah, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga untuk perusahaan sebagai...
Dok. Mahasiswa Diaspora di Saint Petersburg

Lebaran Penuh Kegembiraan di Saint Petersburg

👤 Naila Maziya Labiba ! Mahasiswi Program Master di Saint Petersburg State Technological Institute (Technical University) 🕔Jumat 06 Mei 2022, 14:25 WIB
Acara silaturahim yang bertemakan Pulang Kampoeng ke Rumah Nenek dibuka dengan sambutan Ketua persatuan mahasiswa Indonesia di Saint...

RENUNGAN RAMADAN

CAHAYA HATI


JADWAL IMSAKIYAH
Minggu, 22 Mei 2022 / Ramadan 1443 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK RAMADAN