Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah pemuda di Kampung Cintarasa, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap berjalan kaki bangunkan warga untuk sahur di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut, dilakukannya di bulan ramadan agar mereka menerapkan protokol kesehatan.
Remaja yang tergabung dalam Karang Taruna sebelum bangunkan warganya, mereka lebih dulu mempersiapkan berbagai alat kesenian mulai bambu angklung, bambu, pemukul, ogel atau dogdog lonjor, dan APD lengkap. Untuk membangunkan warganya di bulan ramadan, para remaja berjalan kaki menyusuri beberapa jalan sempit agar mereka mempersiapkan diri.
Baca juga: Tradisi Membaca Alquran Raksasa di Banyuwangi
Ketua Karang Taruna RW 01, Cintarasa, Amal Pampam mengatakan, para pemuda selama ini memang memiliki tugas yang dilakukannya secara sukarela terutamanya membangunkan warga untuk persiapan menjalankan puasa di bulan ramadan agar tidak kesiangan. Namun, mereka juga memiliki kegiatan lainnya seperti membersihkan sampah, lingkungan, mendidik ngaji dan lainnya.
"Membangunkan sahur pada bulan ramadan ini berbeda dengan tahun sebelumnya, tapi di 2021 memang dilakukannya secara spontan menggunakan alat pelindung diri (APD) untuk tetap menyosialisasikan kepada masyarakat agar mereka menerapkan protokol kesehatan karena virus korona masih belum berakhir," katanya, Kamis (22/4).
Ia mengatakan, kegiatan ramadan yang telah dilakukan oleh Karang Taruna selama ini tetap berjalan seperti biasa tapi di tengah pandemi Covid-19 ini memberikan edukasi agar warga selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Karena, penyebaran virus korona selama ini masih belum teratasi tetapi sekarang tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
"Kami sengaja memakai APD sebagai bentuk kepedulian dan saling mengingatkan kembali agar warga dalam menjalankan ramadan bisa menjaga protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus korona. Namun, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) tetap terlibat dalam pengawasan pemudik dan sekarang ini belum terlihat," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan membangunkan sahur bagi warga di tengah pandemi Covid-19 jarang sekali terdengar dan tidak seperti tahun lalu dimana mereka membawa bedug berkeliling tapi sekarang ini mereka tidak lagi terdengar. Akan tetapi, dengan adanya kegiatan tersebut supaya para pemuda mempertahankan tradisi dan di tengah pandemi Covid-19 harus selalu diwaspadai.
"Kami berharap agar pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia dan umumnya di belahan dunia agar secepatnya berakhir di akhir bulan ramadan. Karena, virus korona yang terjadi ini membuat semua perekonomian turun namun waktunya sekarang harus bangkit terutama di bidang usaha dan perdagangan guna ekonomi masyarakat secara bertahap normal kembali," paparnya. (H-3)
Habib Ja'far menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama berpuasa, termasuk memastikan sahur yang cukup dan bergizi lengkap.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum.
Komposisi dan porsi makanan saat sahur berpengaruh langsung terhadap kestabilan gula darah seseorang.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Niat puasa harus dilakukan di malam hari, yaitu antara terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar. Jika niat dilaksanakan di luar waktu tersebut, hukumnya tidak sah.
MASJID Raya Yogyakarta atau lebih dikenal dengan Masjid Gedhe Kauman merupakan salah satu peninggalan sejarah budaya Islam di Jawa yang dibawa para wali.
E-commerce Tokopedia mencatat lebih dari 100 ribu produk berbeda terjual dalam satu jam lewat kanal platformnya selama Ramadan 1442H/2021.
Sedikitnya 500 paket bukber Al-Aqsa dibagikan kepada para murabithin dan masyarakat umum lain yang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kegiatan digelar di depan Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani Makassar, membagikan 400 lebih paket pada warga yang melintas.
Pada proses penyaluran bantuan dan santunan kepada anak yatim, BNI menerapkan seluruh protokol kesehatan yang diperlukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved