Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Lewat Instastory, Presiden Prabowo Sampaikan Duka Atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Libanon

Akmal Fauzi
31/3/2026 19:27
Lewat Instastory, Presiden Prabowo Sampaikan Duka Atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Libanon
Presiden Prabowo Subianto(Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan dukacita atas gugurnya tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat menjalankan tugas mulia dalam misi perdamaian dunia di Libanon. Ketiga prajurit tersebut merupakan bagian dari kontingen Garuda yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Melalui instastory akun resmi instagram @prabowo, Selasa (31/3), Presiden memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan pengorbanan nyawa yang diberikan para prajurit demi nama baik Indonesia di kancah internasional.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun, turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah," tulis Presiden Prabowo, Selasa (31/3).

Pemerintah Tuntut Penyelidikan

Menyusul insiden berdarah yang terjadi dalam dua hari berturut-turut tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) melayangkan tuntutan keras. Indonesia mendesak adanya penyelidikan segera untuk mengungkap fakta di balik serangan keji tersebut.

"Indonesia menyerukan dilakukannya penyelidikan segera, menyeluruh, dan transparan untuk mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab, dan menegaskan bahwa akuntabilitas penuh harus ditegakkan," tegas Kemlu RI melalui akun resmi X, Selasa (31/3).

Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon, anggota pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia, gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Libanon selatan, pada Minggu (29/3).

Sementara itu, tiga personel lainnya, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan terluka akibat serangan tersebut.

Berselang sehari, PBB melaporkan dua anggota pasukan penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia gugur dan dua lainnya terluka dalam serangan terhadap konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan di Libanon selatan pada Senin (30/3).

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya