Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas Motif Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Henri Salomo Siagian
13/3/2026 20:34
Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas Motif Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
dok Kementerian HAM(Menteri HAM Natalius Pigai)

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang mengakibatkan korban mengalami luka serius pada sejumlah bagian tubuh.

Baca juga: Andrie Yunus Jadi Korban Penyiraman Air Keras di Salemba, Polisi Buru Pelaku

Pigai menegaskan, tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak secara tegas melalui proses hukum yang objektif.

Baca juga: Kapolri Beri Atensi Khusus usai Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta

“Saya sebagai Menteri HAM mengutuk keras penyiraman air keras tersebut. Saya meminta aparat kepolisian untuk segera mencari pelaku dan mengusut tuntas apa motif di balik kejadian ini, serta memastikan pelaku diproses hukum secara objektif agar rasa keadilan bagi korban dapat terwujud,” ujar Pigai di Jakarta, Jumat (13/3).

Baca juga: Wakil Koordinator KontraS Disiram Air Keras, Anggota DPR: Ini Percobaan Pembunuhan

Dia menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban untuk melindungi setiap warga negara dari segala bentuk kekerasan maupun tindakan yang menyerang keselamatan dan kehormatan individu.

“Negara melarang segala bentuk kekerasan atau tindakan yang bertentangan dengan hukum yang menyerang individu atau kehormatan warga negara,” tegasnya.

Baca juga: Polisi Harus Segera Ungkap Dalang Penyiraman Air Keras Wakil Koordinator KontraS

Menurutnya, respons cepat dari aparat penegak hukum sangat diperlukan guna mengungkap pelaku serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Reaksi cepat aparat penegak hukum sangat dibutuhkan saat ini,” tambahnya. 

Kementerian Hak Asasi Manusia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut, sehingga memberikan kepastian hukum serta menjamin pelindungan terhadap hak asasi manusia bagi seluruh warga negara. (X-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya