Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap para pemimpin daerah belum menunjukkan tanda-tanda mereda di tahun 2026. Hingga Maret ini, setidaknya delapan kepala daerah telah terjaring operasi senyap lembaga antirasuah tersebut. Kasus terbaru yang mencuri perhatian adalah penangkapan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, dan Wakil Bupati Hendri di Bengkulu pada Senin (9/3).
Fenomena ini menjadi ironi besar mengingat para kepala daerah ini baru menjabat sekitar satu tahun setelah pelantikan hasil Pilkada 2024. Berikut adalah daftar beberapa kepala daerah yang terjaring sepanjang Januari hingga Maret 2026:
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa fenomena ini membuktikan ancaman hukuman dan OTT saja tidak cukup memberikan efek jera. "Fenomena rentetan OTT kepala daerah ini sepertinya membuktikan kepada kita bahwa ancaman OTT tidak cukup menimbulkan efek jera. Bisa setiap minggu ada OTT, ibarat giliran saja," tegas Bima Arya di Jakarta, Rabu (11/3).
Ia menyerukan adanya perbaikan sistem dari hulu ke hilir, mulai dari sistem pemilihan kepala daerah yang berbiaya tinggi hingga penguatan sistem pencegahan di internal pemerintah daerah.
Ketua DPR RI Puan Maharani juga mendesak adanya evaluasi menyeluruh antara pemerintah dan legislatif. Fokus utama evaluasi adalah pada tingginya biaya politik yang diduga menjadi pemicu utama para kepala daerah nekat melakukan praktik suap demi mengembalikan modal kampanye.
"Kita harus sama-sama evaluasi, apakah biaya politik terlalu mahal atau bagaimana memberikan pendidikan akuntabilitas kepada seluruh kepala daerah. Kesadaran untuk saling menjaga itu penting," ujar Puan.
KPK melalui Juru Bicara Budi Prasetyo menyatakan bahwa penindakan ini adalah bagian dari upaya memastikan sistem pencegahan berjalan. Namun, KPK juga mengingatkan bahwa partai politik memiliki tanggung jawab besar dalam membina kadernya agar tidak terjebak dalam praktik korupsi segera setelah menjabat.
Diharapkan dengan adanya rentetan kasus ini, pemerintah segera merumuskan formula baru dalam sistem pilkada dan pengawasan daerah agar integritas kepemimpinan di Indonesia dapat terjaga. (E-4)
KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka suap proyek.
KPK resmi tetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan 4 orang lainnya sebagai tersangka suap proyek di Bengkulu.
KPK sita uang tunai, dokumen, dan alat elektronik dalam OTT Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Sebanyak 9 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan
Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari terjaring OTT KPK terkait suap proyek. Baru menjabat setahun, ini profil, harta kekayaan, dan kronologi penangkapannya.
KPK melakukan OTT terhadap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab. Total 9 orang diamankan, termasuk ASN dan pihak swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved