Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Yudisial (KY) merespons Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring pejabat Pengadilan Negeri (PN) Depok.
Wakil Ketua KY, Desmihardi mengaku menyesalkan adanya praktik korupsi yang masih mencoreng wajah peradilan Indonesia. Ia menekankan bahwa perbuatan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap perhatian besar yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada hakim.
“Perbuatan terduga Waka PN Depok telah mengabaikan Instruksi Presiden Prabowo yang memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan hakim melalui kenaikan tunjangan. Seharusnya, peningkatan kesejahteraan ini diikuti dengan komitmen moral untuk menjaga integritas,” tegas Desmihardi dalam keterangan resminya, Jumat (6/2/2026).
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan kenaikan gaji hakim karier hingga 280%. Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret pemerintah untuk memperkuat independensi hakim agar tidak tergiur praktik korupsi.
Namun, terjaringnya hakim berinisial BS dalam kasus dugaan suap penanganan perkara menunjukkan bahwa faktor kesejahteraan tidak otomatis menghapus perilaku menyimpang jika tidak dibarengi dengan integritas personal.
"KY sangat menyesalkan tindakan ini karena mencederai kehormatan dan keluhuran martabat seorang hakim. Tindakan korupsi seperti ini merusak kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia," kata Desmihardi.
Desmihardi mengatakan pihaknya bersama Mahkamah Agung (MA) akan melakukan pembersihan total di lingkungan badan peradilan. Ia menegaskan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk penyimpangan, terutama praktik pelayanan transaksional.
“KY bersama MA siap menegakkan kode etik dan mengambil tindakan keras. Tidak ada tempat bagi pelanggaran dalam bentuk apa pun di tubuh yudikatif,” ujarnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Depok, Jawa Barat. Tiga di antara mereka pejabat Pengadilan Negeri Depok.
"Tiga orang dari pihak PN Depok, salah satunya Ketua Pengadilan Negeri. Kemudian empat orang lainnya, pihak-pihak dari PT KRB, salah satunya direkturnya," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (6/2).
Budi enggan memerinci nama-nama orang yang ditangkap. Dua pejabat pengadilan yang diangkut yaitu Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok. (Faj/I-1)
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, memberikan catatan mengenai rekam jejak dan karakter kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Mu’ti menuturkan, pertemuan berlangsung kondusif dan terbuka, tanpa perdebatan tajam antarormas.
Mantan Menteri Luar Negeri RI periode 2009–2014, Marty Natalegawa, hadir memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto dengan menggunakan Mercedes-Benz Tiger tahun 1980.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengundang para menteri dan wakil menteri luar negeri pemerintahan terdahulu ke Istana Negara, diduga perihal Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved