Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto secara terbuka mengungkap tantangan berat yang dihadapinya selama satu tahun memimpin pemerintahan. Kepala Negara mengaku kerap didatangi berbagai pihak yang mencoba menyuapnya demi kelancaran bisnis, serta menolak intervensi dalam penegakan hukum meski menyangkut orang-orang terdekatnya.
Pernyataan keras ini disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).
"Aku satu tahun saja ya jadi presiden, geleng-geleng kepala juga saya. Berapa kali saya mau disogok, bolak-balik datang. Minta ini, minta itu. Saya tegakkan peraturan sesuai kepentingan bangsa dan negara. Saya tidak ikut-ikut yang lain," tegas Prabowo.
Ketegasan Prabowo kian terlihat saat ia menceritakan momen ketika para menteri dan aparat penegak hukum menyodorkan daftar perusahaan yang akan dicabut izinnya karena pelanggaran. Presiden secara sadar menolak untuk membaca daftar tersebut guna menghindari bias atau rasa sungkan jika menemukan nama kerabat atau kader partainya.
"Saya bilang saya tidak mau, saya tidak mau lihat itu karena saya takut ada teman saya di situ. Tidak enak, bisa terpengaruh saya," ungkap Prabowo.
Ia menambahkan, "Begitu lihat daftar, 'aduh teman saya'. Begitu lihat, 'eh ini Gerindra lagi'. Jadi lebih baik saya tidak lihat, saya tidak mau tahu. Jadi kalau yang dicabut, ya salahkan saja Jaksa Agung."
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memberikan ultimatum kepada para menteri dan kepala lembaga untuk tidak ragu menindak siapa saja yang melanggar aturan, tanpa perlu menunggu "petunjuk" Presiden. Ia menegaskan bahwa Pasal 33 UUD 1945 sudah sangat jelas mengatur bahwa kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat, bukan segelintir orang.
"Mereka tanya 'Pak ada apa petunjuk?'. Yang melanggar tindak, sederhana. Bahasa Indonesia tidak usah ditafsirkan. Tidak usah ada penerjemah," ujarnya.
Menutup sambutannya, Prabowo mempersilakan pejabat yang tidak sanggup menjalankan amanat konstitusi tersebut untuk angkat kaki dari kabinetnya.
"Apa yang kurang jelas? Yang tidak paham? Keluar saja dari jabatan. Segera mundurkan diri. Banyak yang bisa gantikan, saudara-saudara. Tidak usah takut," pungkas Prabowo. (Z-10)
PRESIDEN Prabowo Subianto menyebut pemerintahannya telah sukses mencapai stok beras tertinggi dalam sejarah. Ia mengatakan hal itu sebagai capaian bersejarah di sektor pangan.
Ancaman serius ini datang dari wereng batang cokelat (WBC) dan penyakit virus kerdil padi. Keduanya merupakan momok bagi petani yang dapat memicu kegagalan panen secara masif.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Presiden Prabowo menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Gubernur Khofifah atas capaian Jawa Timur sebagai produsen padi dan beras tertinggi nasional 2025.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Secara fungsi, keterlibatan aktif Teddy dalam membangun koordinasi adalah langkah yang sah dalam mendukung kerja-kerja eksekutif.
Ia mengatakan proses yang kini sudah diselesaikan, salah satunya terkait proses perhitungan angka nominal penetapan gaji.
Reshuffle kabinet kelima mencuat setelah Thomas Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Juda Agung, Budi Djiwandono, dan Sugiono disebut bakal bergeser posisi.
Hasil kesepakatan yang mempertahankan posisi Polri di bawah Presiden harus didukung penuh oleh seluruh elemen bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved