Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Gerakan Indonesia Cerah (GIC), Febry Wahyuni Sabran, menyatakan optimismenya bahwa institusi Polri akan mengalami transformasi budaya yang mendalam sepanjang tahun 2026. Perubahan ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan zaman serta memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.
Febry menilai, dukungan publik terhadap Polri saat ini semakin kuat karena masyarakat melihat adanya upaya nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi operasional.
"Masyarakat melihat langsung komitmen Polri terhadap penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu. Dukungan ini menjadi energi bagi Polri untuk terus memperkuat demokrasi hukum menjelang 2026," ujar Febry melalui keterangan tertulisnya, Senin (5/1/2026).
Lebih lanjut, Febry menekankan bahwa transformasi yang terjadi di tahun 2026 bukan sekadar perubahan prosedural atau struktural. Menurutnya, reformasi kali ini menyentuh aspek fundamental, yakni budaya kerja dan mentalitas para anggota Polri di lapangan.
Ada empat dimensi penting dalam transformasi budaya ini yang menjadi sorotan GIC. Pertama, peningkatan profesionalisme Mulai dari tingkat pimpinan hingga pelaksana di lapangan. Kedua, penguatan akuntabilitas melalui sistem pengawasan internal dan eksternal yang lebih efektif. Ketiga, reorientasi pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek yang harus dilayani dengan hati. Kelima, menjadikan HAM sebagai napas dalam setiap aspek tugas kepolisian.
Febry juga menyoroti visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang menempatkan hukum sebagai pilar utama pembangunan. Dengan sistem hukum yang sehat, Indonesia diyakini mampu mencapai status negara maju dengan keadilan sosial yang tinggi.
"Reformasi Polri bukan hanya tanggung jawab internal institusi, melainkan kepentingan nasional. Kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat sipil menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perubahan berkelanjutan," tambahnya. (H-2)
Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak polisi menindak Bripda MS, anggota Brimob Polda Maluku, terkait penyiksaan remaja 14 tahun di Kota Tual.
Secara konstitusional, Polri berada di bawah Presiden sebagai bagian dari cabang eksekutif.
FPIR mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang bertujuan memecah belah solidaritas antarlembaga keamanan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved