Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menyetujui usulan pemanfaatan baju ekspor apkiran (reject) disalurkan bagi masyarakat korban banjir Sumatra. Baju ekspor reject untuk korban bencana tersebut berasal dari dua perusahaan garmen dan jumlahnya mencapai 125 ribu potong.
Persetujuan itu diberikan setelah mendengar usulan dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12). Tito menyebutkan ada dua perusahaan bersedia menyumbang baju ekspor apkiran tersebut. Realisasi penyaluran baju ekspor apkiran itu membutuhkan persetujuan dari menteri keuangan dan menteri perdagangan.
"Saya kira bagus itu Menteri Keuangan, iya, dan ya oke dibebaskan PPN tapi juga diwaspadai harus diserahkan instansi, kemendagri yang menerima dan bertanggung jawab. Dan harus segera dikirim ke daerah bencana," kata Presiden Prabowo.
Tito tidak mengungkapkan nama dua perusahaan tersebut, namun menyebut keduanya berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kedua perusahaan itu menghubunginya dan menyampaikan ingin membantu korban bajir Sumatra dengan mengirimkan baju ekspor apkiran.
"Dia ada di kawasan ekonomi khusus (KEK) yang mereka banyak menyimpan reject ekspor, kurang standar sedikit tapi mereka simpan. Dari 2 perusahaan yang menghubungi kami sudah ada yang menyiapkan 100.000 pieces yang kedua 25 ribu pieces. Tapi untuk keluar, harus mendapatkan izin dari dua instansi, yaitu dari Bea Cukai dan dari Kementerian Perdagangan," jelas Tito.
"Kalau kami sarankan, ini ada undang-undangnya, Pak, ada pasalnya, dalam rangka kepentingan bencana, dapat digunakan Pak. Jadi, asal ada surat permintaan resmi dari instansi. Kami mohon dukungan dari Bapak Menteri Keuangan dan juga Bapak Menteri Perdagangan ini supaya bisa dikirimkan secepat mungkin 125 ribu ini," pungkas Tito. (M-1)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan sebanyak 125 ribu baju ekspor reject disalurkan untuk korban bencana. Realisasi penyalurannya membutuhkan persetujuan Menkeu dan Mendag.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved