Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
FRONT Pemuda Indonesia Raya (FPIR) menilai Presiden Prabowo Subianto mampu menjaga Polri sebagai representasi sipil. Ketua Umum FPIR Fauzan Ohorella mengatakan Prabowo menjaga Polri sebagai representasi sipil dengan melakukan reformasi budaya.
Menurut Fauzan, rujukan utama reformasi Polri adalah Presisi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang secara perlahan mewujudkan reformasi Polri.
"Presisi Kapolri harus menjadi roh perbaikan dan pembenahan institusi. Membangun sel-sel baru untuk menjalankan amanat cita-cita reformasi, yang menjadi bagian perjuangan dari rakyat. Menata ulang etika, humanisme, dan profesionalisme penegakan hukum Polri," kata Fauzan melalui keterangannya, Sabtu (6/12).
Fauzan menegaskan, pembentukan Komite Reformasi Polri oleh Presiden Prabowo Subianto harus dipandang sebagai bentuk keberpihakan negara dalam upaya pembenahan institusi Polri. Menurut Fauzan, Komite Reformasi Polri adalah amanat yang diberikan oleh negara untuk melakukan restorasi secara menyeluruh pada institusi Polri.
"Rakyat sebagai ayah kandung reformasi, harus menjadi landasan dalam pembuatan kebijakan oleh para Komite. Tidak tergesa-gesa, namun strategis untuk satu tujuan, yakni mengembalikan amanah reformasi, terkait institusi Polri yang melindungi, mengayomi, dan melayani rakyat. Sebab perbaikan butuh penglihatan secara detil dan menyeluruh; tentang kesejahteraan, moral, serta etika anggota Polri," katanya.
"Komite Reformasi Polri harus sangat objektif, sehingga dapat memunculkan solusi konkret dalam mengambil kebijakan strategis terhadap institusi. Tidak tendensi akibat degradasi tekanan atau intervensi publik. Sebab Polri adalah anak kandung reformasi yang diperjuangkan rakyat," tambahnya.
Pada kesempatan itu, Dosen Hukum Tata Negara (HTN) di Universitas Jaya Baya, Rorano, mengatakan Presiden Prabowo selalu memberikan sinyal kuat terhadap prilaku KKN yang telah melahirkan kemiskinan secara struktural pada bangsa dan negara.
"Kebijakan Presiden Prabowo untuk membangun 300 jembatan di pelosok Indonesia menjadi lentera bagi pendidikan masa depan generasi kita. Inilah perwujudan konkret bahwa negara harus selalu hadir dan sigap dalam membangun Indonesia Raya," pungkas Rorano.(H-2)
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Komite Reformasi Polri menyoroti penguatan pengawasan eksternal, khususnya kewenangan Kompolnas, menjelang penyerahan rekomendasi ke presiden
ANGGOTA Komisi III DPR RI Adang Daradjatun menekankan bahwa reformasi Polri dan Kejaksaan Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada aspek regulasi semata.
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa kritik publik terhadap Polri kerap dirangkum dalam ungkapan 'tajam ke bawah, tumpul ke atas.'
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved