Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan dokumen soal pemberhentian dirinya yang terlanjur beredar, tak resmi. Ia mengatakan tidak ada tanda tangan dalam draft dokumen tersebut.
"Walaupun draft sudah dibuat, tapi tidak bisa mendapatkan stempel digital," kata Gus Yahya saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/11).
Ia mengatakan untuk mengetahui legalitas dokumen tersebut, dapat dicek tautan atau link dalam draft itu. Dari sana, akan terlihat nomor yang dicantumkan dalam dokumen yang mana menurut dia tidak dikenal.
"Surat itu memang tidak memenuhi ketentuan, dengan kata lain tidak sah," imbuh dia.
Dokumen yang beredar ialah hasil rapat harian syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan bahwa Yahya Cholil Staquf tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Ketetapan itu berlaku terhitung sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB.
Dokumen berupa risalah dengan Surat Edaran Nomor 4705/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 tersebut telah beredar yang disebut merupakan hasil pertemuan dari Syariyah PBNU pada 21 November 2025 di Jakarta, ketika Wakil Rais Aam KH. Afifuddin Muhajir menyerahkan Risalah Rapat kepada Yahya Staquf. Namun, Risalah itu kemudian dikembalikan.
Gus Yahya menegaskan upaya untuk memberhentikan dirinya sebagai Ketum PBNU tidak sah secara prosedur. Meskipun dokumen itu sudah berupa keputusan, ia mengatakan secara administrasi tidak memenuhi syarat organisasi.
Lebih jauh ia mengatakan ada sistem administrasi digital di PBNU yang dirancang untuk memastikan bahwa hanya dokumen valid yang dapat diterbitkan dan muncul di platform resmi organisasi. Dokumen resmi atau legal, kata dia, muncul atau diterima di platform Digdaya NU, bukan diedarkan melalui pesan berantai dari aplikasi obrolan.
"Prosesnya tidak dapat diterima karena hanya melontarkan tuduhan-tuduhan dan melarang saya untuk memberikan klarifikasi, tapi kemudian langsung menetapkan keputusan," kata dia.
Ia menyebut keputusan untuk memberhentikan dirinya telah melampaui wewenang rapat harian Syuriyah. Ia menegaskan Syuriyah tak punya kewenangan memberhentikan orang dalam organisasi apalagi Ketum. (H-4)
Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
KPK menegaskan adanya aliran dana dugaan rasuah dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji ke Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Aizzudin (AIZ).
KETUA Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulul Abshar Abdalla menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan bermasyarakat. Ia turut menyayangkan soal laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
KETUA Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla menegaskan yang melaporkan ke polisi soal Mens Rea Pandji Pragiwaksono di Polda Metro Jaya, bukan perwakilan PBNU
PENGASUH dari Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam mengatakan kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono seharusnya tidak menjadi laporan pidana.
Gus Yahya menghadiri dan mengawal langsung rangkaian kegiatan Napak Tilas Jejak Restu Pendirian NU yang menempuh rute Bangkalan-Jombang
Empat tokoh penting PBNU yakni Rais Aam PBNU, Gus Ipul, Yahya Cholil Staquf, dan M Nuh melakukan pertemuan tertutup di Pondok Pesantren Pondok Miftachus Sunnah, Surabaya, Minggu (28/12).
rekonsiliasi dinilai rasional untuk mengakhiri konflik PBNU. Pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno menilai, kesepakatan menggelar Muktamar PBNU bersama dua kubu
Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU bersama Mustasyar PBNU di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12), menyepakati penyelenggaraan Muktamar PBNU ke-35
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU sepakat waktu Muktamar NU ditentukan bersama melalui kepanitiaan hasil tabayun di Pesantren Lirboyo.
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memberi pesan kepada umat Kristiani yang merayakan natal 2025 agar bersama-sama hidup bergembira.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, memastikan akan memenuhi undangan silaturahim dari para kiai sepuh dan mustasyar Nahdlatul Ulama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved