Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pengangguran Terbuka di Jakarta Turun 0,13%

Devi Harahap
21/11/2025 18:14
Pengangguran Terbuka di Jakarta Turun 0,13%
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo(Dok.Antara)

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi DKI Jakarta menurun sebesar 0,13% menjadi 6,05% pada Agustus 2025, lebih rendah dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat 6,18%. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut penurunan ini sebagai hasil dari intensifikasi program bursa kerja dan pelatihan berbasis kompetensi.

“Hal yang berkaitan dengan tingkat pengangguran terbuka atau TPT turun 6,05% sampai dengan Agustus 2025. Lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.

Menurut Pramono, penurunan angka pengangguran tersebut didorong oleh penyelenggaraan job fair secara rutin oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Penurunan ini tentunya tidak lepas dari apa yang kami lakukan dengan job fair yang sudah 14 kali berturut-turut. Kemudian juga job fair khusus untuk disabilitas yang alhamdulillah kemarin bisa merekrut sampai dengan 150 pekerja disabilitas,” katanya.

Selain job fair, pemprov juga menjalankan program peningkatan keterampilan tenaga kerja. Program tersebut meliputi 280 kelas pelatihan reguler dengan 80 jenis program yang diikuti lebih dari 5.400 peserta.

Terdapat pula pelatihan mobile training unit (MTU) yang dilaksanakan di 93 kelurahan dan diikuti 2.450 peserta.

Sektor Jasa

Pramono menyebut sektor perdagangan, akomodasi, makanan-minuman, dan transportasi menjadi kontributor utama penyerapan tenaga kerja di Ibu Kota. Pemprov, lanjutnya, akan memperluas akses kerja, terutama bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

“Saya dan Pak Wagub berkomitmen untuk job fair dan juga upskilling disabilitas yang sudah berjalan dengan baik. Kami akan adakan secara periodik karena ini memberikan ruang bagi difabel mendapatkan kesempatan yang sama untuk bekerja di Jakarta,” ujarnya.

Selain program ketenagakerjaan, Pramono menilai tren penguatan investasi turut memberi dampak positif bagi aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Aktivitas investasi tersebut menyerap tenaga kerja kurang lebih 338.310 tenaga kerja,” ucapnya.

Diketahui, kontribusi investasi Jakarta tercatat menyumbang 14,24% terhadap total investasi nasional. Sementara itu, realisasi investasi triwulan III 2025 mencapai Rp204,13 triliun atau tumbuh 6,4% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. (Dev/P-1) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik