Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Mahasiswa Universitas Islam Nusantara (Uninus) Muhamad juharno mendukung pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto. Ia mengatakan gelar pahlawan menjadi bentuk apresiasi dari sudut pandang pembangunan dan kemajuan bangsa.
Juharno mengatakan selama Soeharto menjadi Presiden RI, Indonesia mengalami lompatan besar dalam berbagai sektor, yakni pembangunan infrastruktur, swasembada pangan, perluasan pendidikan, serta stabilitas ekonomi nasional.
”Soeharto berhasil membawa Indonesia dari negara yang terpuruk pasca kemerdekaan menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Asia Tenggara. Program seperti REPELITA, transmigrasi, pembangunan jalan, irigasi, dan peningkatan produksi beras adalah bukti nyata kerja nyata yang meninggalkan jejak pembangunan hingga kini," kata Juharno melalui keterangannya, Minggu (9/11).
Juharno mengatakan meskipun Soeharto memiliki sejarah yang penuh dinamika dan kontroversi, rekam jejak pembangunan nasional di era Orde Baru merupakan fakta yang tidak dapat dihapus. Ia mengatakan pengakuan sebagai pahlawan nasional bukan semata soal pribadi, tetapi penghargaan atas peran besar dalam membangun pondasi ekonomi, sosial, dan infrastruktur bangsa yang manfaatnya masih dirasakan oleh generasi hari ini.
"Saya menyatakan dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto, dengan tetap menjadikan sejarah sebagai cermin dan pelajaran untuk masa depan Indonesia yang lebih adil dan berkeadilan," katanya. (E-3)
Idrus menegaskan bahwa momentum ini sebaiknya dijadikan kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan reformasi dan memperbaiki kekurangan.
Titiek Soeharto menilai pro-kontra penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional merupakan hal wajar. Ia membantah ada campur tangan keluarga Cendana dalam penetapan gelar Pahlawan Soeharto
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik Soeharto usai menyebutnya pembunuh jutaan rakyat
KNPI menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2 Soeharto.
Tutut Soeharto menilai pro-kontra pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada ayahandanya, Soeharto, sebagai hal wajar. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa.
PVRI menilai keputusan pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto sebagai skandal politik terbesar di era Reformasi.
ADA sejumlah kalangan, terutama aktivis hak-hak asasi manusia, sangat kecewa dengan sikap Muhammadiyah yang menyetujui pemberian gelar pahlawan pada mantan Presiden Soeharto.
Bahlil Lahadalia menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.
Titiek Soeharto menilai pro-kontra penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional merupakan hal wajar. Ia membantah ada campur tangan keluarga Cendana dalam penetapan gelar Pahlawan Soeharto
Paguyuban Persaudaraan Trisakti 12 Mei 1998 menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait keputusan pemerintah yang memberikan Gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh.
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik Soeharto usai menyebutnya pembunuh jutaan rakyat
Bahkan dunia media sosial seperti X (twitter) ini penetapan Suharto sebagai Pahlawan Nasional menjadi tranding.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved