Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai sebelumnya Saraswati sudah mendapatkan apresiasi karena memilih mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas adanya kritik publik. Ia mengatakan publik melihat Saraswati sebagai sosok yang tidak haus jabatan.
Namun, apresiasi itu sirna ketika akhirnya Saraswati tetap menjadi anggota DPR berdasarkan keputusan Partai Gerindra dan MKD. "Jika akhirnya Saras menerima keputusan Partai yang dikukuhkan oleh MKD untuk kembali jadi anggota DPR, maka publik benar-benar di-prank oleh Saras, Gerindra dan MKD," katanya di Jakarta, hari ini.
Lucius menilai MKD memang tak bisa sepenuhnya disalahkan atas keputusan menolak pengunduran diri Saraswati, karena hanya mengikuti keputusan Partai Gerindra. Ia menilai MKD menjalankan proses administratif.
Lebih lanjut, Lucius menilai keputusan MKD ini akan berdampak pada citra Saraswati. Ia mengatakan sebelumnya Saraswati menuai simpati publik karena dianggap punya integritas sebagai anggota DPR karena mengundurkan diri.
Ia mengatakan simpati itu akan berbalik menjadi antipati, karena Saraswati tidak konsisten dengan sikap pribadinya yang mundur sebagai bentuk tanggung jawabnya secara personal ke publik terkait pernyataannya yang dianggap melukai hati rakyat.
"Keputusan diri Saraswati akan ditertawakan jika ia menyerah dengan keputusan partai yang nampaknya tak berani menerima pengunduran diri Saraswati karena alasan yang sentimentil. Dengan menolak pengunduran diri Saraswati, Partai Gerindra juga tidak bisa menghargai keputusan kader yang diambil untuk memuliakan rakyat," katanya.
Lucius menilai Partai Gerindra hanya peduli pada kepentingan internal. Ia menilai Partai Gerindra tidak peduli dengan pelajaran dan etika publik yang bisa diambil dari kisah pengunduran diri Saraswati.
"Sayang sekali Gerindra yang justru tak menjadikan momentum pengunduran diri Saraswati sebagai sebagai contoh bagi kader-kadernya untuk menjadikan etika dan moral sebagai landasan utama dalam berpolitik," katanya. (P-1)
Mengaktifkan seseorang yang sudah mengundurkan diri itu bukan sesuatu yang tepat. Pasalnya, pengunduran diri merupakan bentuk tanggung jawab pada tugasnya.
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menyatakan perkara lima anggota DPR RI nonaktif disetujui untuk ditindaklanjuti karena telah memenuhi ketentuan tata beracara MKD.
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI mengunjungi Polres Brebes, Jawa Tengah, Senin (29/9) untuk sosialisasi sekaligus memperkuat sinergi dan sosialiasi tugas pokok lembaga.
WAKIL Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons soal para legislator yang dinonaktifkan berpeluang aktif kembali. Dasco mengatakan penonaktifan tersebut hanya awal sebelum ke MKD.
Tujuh Anggota DPR RI ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) buntut dari rangkaian aksi unjuk rasa.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Wakil Ketua Komisi V DPR RI mendesak Kemenhub melakukan audit soal insiden hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros
Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 WITA, dan hingga kini proses pencarian serta verifikasi masih dilakukan oleh Basarnas, TNI/Polri
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan inisiatif pemerintah menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing
SEJUMLAH ruas jalan tol nasional mengalami kenaikan tarif pada awal 2026 ini. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menegaskan kenaikan tarif tersebut harus dibarengi pemenuhan standar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved