Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TOKOH Gerakan Nurani Bangsa Komaruddin Hidayat merespons pernyataan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, yang menyebut Presiden Prabowo Subianto tidak akan membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) terkait demonstrasi ricuh pada akhir Agustus lalu.
Komaruddin enggan berbicara jauh soal keputusan Kepala Negara. Ia hanya menekankan jika TGPF dibentuk harus diisi oleh orang yang berintegritas. Selain itu, tim tersebut juga wajib menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti semua pihak.
"Kalau Presiden Prabowo membentuk tim pencari fakta, yang mesti dikawal bersama mereka mesti terdiri dari orang-orang yang berintegritas dan diterima masyarakat, lalu bekerja secara independen dan transparan. Ujungnya, jangan hanya sekadar rekomendasi di atas kertas," kata Komaruddin, dikutip Kamis (18/9).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) terkait demonstrasi yang berujung ricuh pada akhir Agustus lalu.
Hal ini disampaikan Yusril usai bertemu Presiden setelah pelantikan Menko Polkam Djamari Chaniago dan sejumlah pejabat tinggi di Istana Negara, Selasa (17/9).
“Presiden menyambut baik pembentukan tim independen pencari fakta yang dilakukan enam lembaga negara HAM. Presiden mempersilakan tim itu bekerja secara independen, transparan, dan obyektif,” ujar Yusril.
Enam lembaga tersebut meliputi Komnas HAM, Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komnas Disabilitas, Ombudsman RI, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Yusril menekankan, lembaga-lembaga itu dibentuk berdasarkan undang-undang dan memiliki independensi yang lebih kuat dibandingkan TGPF bentukan Keppres.
Menurut Ketua Komnas HAM Anis Hidayah, tim independen ini akan melakukan penyelidikan non-yustisial guna mengungkap berbagai aspek penyebab demonstrasi, termasuk dampaknya serta penanganan aparat.
Sebelumnya, mantan menteri agama sekaligus anggota Gerakan Nurani Bangsa, Lukman Hakim Saifuddin menyebut Presiden Prabowo setuju pembentukan TGPF. Klaim itu ia sampaikan usai menghadiri pertemuan Gerakan Nurani Bangsa dengan Presiden di Istana Merdeka, 11 Agustus lalu.
Namun, Yusril membantah klaim tersebut. Ia menegaskan, Presiden tidak pernah secara eksplisit menyatakan persetujuan. “Presiden hanya mengatakan bahwa usul itu masuk akal, bagus, dan perlu dipelajari dengan seksama,” ujarnya. (Faj/P-2)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
MAHASISWA Fakultas Hukum mengajukan uji materiil Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi protes pendukung Manchster United ini dijadwalkan berlangsung sebelum laga kandang melawan Fulham pada 1 Februari mendatang.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Demo buruh itu menolak upah minimum provinsi atau UMP Jakarta 2026 sebesar Rp 5,7 juta. Masyarakat diimbau menghindari kawasan monas
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak kalangan buruh untuk duduk bersama menyikapi perbedaan pandangan terkait penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta 2026.
Ketahanan energi jadi prioritas nasional utama pada 2026 seiring penguatan strategi ekonomi hijau yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi sejumlah perwakilan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediaman pribadinya di Hambalang..
Kejaksaan Agung menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memeriksa eks pejabat BUMN terkait dugaan kebocoran anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved