Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo resmi mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI periode 2024-2029. Pengumuman itu ia sampaikan lewat video di akun Instagram pribadinya, @rahayusaraswati, Rabu (10/9).
Sara, sapaan akrabnya, membuka video dengan permintaan maaf atas ucapannya di Podcast On The Record (28/2) yang sempat viral dan menuai kecaman publik. Kala itu ia menyerukan anak muda untuk jadi pengusaha ketimbang mengeluh soal pekerjaan. Potongan pernyataan itu dianggap meremehkan kondisi masyarakat yang tengah kesulitan ekonomi.
“Saya paham kata-kata saya menyakiti banyak pihak. Itu kesalahan saya sepenuhnya,” ujarnya. Ia menegaskan niatnya sebenarnya untuk mendorong semangat kewirausahaan.
Sara merupakan anak Hashim Djojohadikusumo dan keponakan Presiden Prabowo Subianto. Karier politik Rahayu Saraswati dimulai di Tunas Indonesia Raya (TIDAR), organisasi sayap Gerindra.
Pada 2010, ia maju sebagai calon Wakil Wali Kota Tangsel meski gagal. Tahun 2014 ia lolos ke DPR dari Dapil Jateng IV, tetapi gagal di 2019. Ia kembali ke Senayan pada 2024 melalui Dapil DKI III.
Di periode 2024-2029, Sara menduduki kursi Wakil Ketua Komisi VII, yang membidangi industri, UMKM, dan ekonomi kreatif. Namun, kiprahnya terhenti lebih cepat setelah keputusan mundur ini.
“Perjuangan Belum Selesai”
Meski tak lagi di parlemen, Sara menegaskan dirinya tetap akan berjuang dari luar DPR.
“Perjuangan untuk Indonesia tidak harus lewat kursi DPR. Selama masih ada rakyat yang belum bisa tersenyum, perjuangan tidak boleh berhenti,” katanya.
Ia juga meminta izin menyelesaikan satu tugas terakhir di komisinya: pembahasan RUU Kepariwisataan. (ANTARA, Medcom.id, Instagram @rahayusaraswati/Z-10)
Mundurnya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari DPR RI. Keputusan keponakan Presiden Prabowo Subianto dari DPR itu merupakan kabar mengejutkan dan hampir belum pernah terjadi sebelumnya
Rahayu Saraswati kini lebih dikenal publik sebagai seorang politisi dan aktivis, khususnya setelah kiprahnya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
SEKRETARIS Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi mengatakan pihaknya akan memproses pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari jabatan anggota DPR RI.
Ini ucapan Rahayu Saraswati soal ‘mental kolonial’ yang menuai kritik publik dan membuatnya memutuskan mundur dari DPR RI.
WAKIL Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan mundur sebagai anggota DPR RI. Hal tersebut disampaikan Saraswati melalui unggahannya di akun Instagram
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
Para pemohon dalam perkara ini mempersoalkan Pasal 47 ayat (1) dan ayat (2) UU TNI, yang dinilai berpotensi membuka kembali dominasi militer di ranah sipil.
Hal itu disampaikan Misbakhun usai rapat kerja Komisi XI DPR bersama Kementerian Keuangan terkait penyerahan daftar inventarisasi masalah (DIM) revisi Undang-Undang P2SK, Rabu (4/2).
Diperlukan perubahan UU P2SK agar pengaturannya selaras dengan arah dan semangat putusan Mahkamah Konstitusi melalui pengusulan RUU kumulatif terbuka.
Menurutnya, seorang tokoh agama memikul tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi teladan bagi umat, bukan justru terlibat dalam tindakan kekerasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved