Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mendorong pemerintah daerah (pemda) meningkatkan kualitas kebijakan publik yang lebih inklusif dan partisipatif. Salah satu upayanya melalui penerapan program review dengan memanfaatkan aplikasi Liqlid dari perusahaan Liquitos Jepang.
Yusharto menjelaskan, aplikasi Liqlid merupakan platform partisipasi warga yang memungkinkan pemerintah dan masyarakat berbagi informasi, menyampaikan pendapat, serta menyempurnakan kebijakan secara daring. Platform ini menekankan transparansi, keadilan, serta keterbukaan akses terhadap proses perumusan dan evaluasi kebijakan publik.
"Program Review ini merupakan satu metodologi untuk memastikan apakah suatu program yang dilaksanakan di suatu tingkatan pemerintahan tertentu, apakah pemerintah pusat atau pemerintah provinsi, kabupaten, kota sampai dengan tingkat desa memberikan manfaat kepada masyarakat dan dievaluasi ciri khasnya itu evaluatornya dari masyarakatnya," ungkap Yusharto saat memimpin Rapat Pelaksanaan Program Review dengan Pemanfaatan Aplikasi Liqlid dari Liquitos Jepang di Command Center BSKDN (15/5).
Ia menyampaikan pendekatan partisipatif dalam evaluasi kebijakan menjadi semakin relevan di era digital dan keterbukaan informasi. Dia menegaskan, setiap kebijakan atau program yang dijalankan pemerintah harus benar-benar berdampak positif terhadap masyarakat. Melalui Liqlid, masyarakat memiliki ruang untuk menyuarakan pendapatnya secara aktif dan terstruktur.
"Kemendagri sendiri sudah punya MoU dengan Kosso Nippon melalui Yayasan Nusantara Sejati sudah melaksanakan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan BSKDN untuk melaksanakan Program Review ini," terang Yusharto.
Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menyampaikan bahwa melalui Liqlid, informasi kebijakan dapat disampaikan dalam bentuk yang mudah dipahami, termasuk melalui fitur blog, halaman informasi, notifikasi real-time, serta integrasi data berbasis peta. Lebih dari sekadar platform digital, Liqlid diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga, serta memperkuat hubungan jangka panjang melalui pendekatan yang adaptif dan inklusif.
Sejalan dengan itu, BSKDN berkomitmen untuk terus mendorong pemda agar memanfaatkan teknologi seperti Liqlid dalam proses perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan. Hal ini sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan berbasis bukti.
"Saya harap peserta dapat menjadi mitra bersama kami untuk menindaklanjuti kerja sama, sehingga dapat menjadi pengguna Liqlid di daerah masing-masing," pungkasnya. (M-3)
Ketika kebijakan publik mampu menjaga keseimbangan antara aturan dan kemanusiaan, nilai-nilai Pancasila tidak lagi sekadar wacana, tetapi hadir nyata dalam kehidupan bersama.
Kenali Blavatnik School of Government (Oxford):fokus kebijakan publik, program MPP 1 tahun, riset, beasiswa, cara daftar, plus kaitannya dengan tempat Sri Mulyani mengajar.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Sri Mulyani Indrawati bergabung sebagai pengajar di Blavatnik School of Government, University of Oxford, melalui program World Leaders Fellowship 2026.
Di tengah turbulensi sosial, geopolitik, dan perkembangan teknologi, institusi publik perlu memperbarui pendekatan tata kelola.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved