Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Pertamina (persero) Simon Aloysius Mantiri memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) produksi pihaknya yang saat ini beredar di stasiun pengisian bahan bakar sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penegasan itu disampaikannya saat konferensi pers bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta.
Menurut Simon, Pertamina sudah melakukan uji sampel bersama Lemigas di 75 titik, termasuk Terminal Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, serta 33 stasiun pengisian bahan bakar yang tersebar di Jakarta, Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan, belum lama ini.
"Hasil dari pengujian itu menunjukkan kualitas produk BBM Pertamina sudah sesuai standar spesifikasi teknis yang dipersyaratkan oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM," ujarnya, Kamis (6/3).
Selain uji sampel bersama Lemigas, Simon mengungkap pihaknya juga mengandeng beberapa surveyor independen, misalnya Surveyor Indonesia dan TUV Rheinland Indonesia untuk melakukan uji produk BBM Pertamina. Hasilnya pun menunjukkan hal yang sama.
Menurut Simon, pengujian itu akan terus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia. Ia menyebut, upaya itu dilakukan sebagai bentuk transparansi. Selain itu, masyarkat juga dapat mengawasi prosesnya.
Semetnara itu, Jaksa Agung menegaskan bahwa tempus delicti atau waktu kejadian kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (persero), sub holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) adalah pada 2018 sampai 2023.
"Artinya, kondisi pertamax yang ada sudah bagus dan sudah sesuai dengan standar yang ada di Pertamina," jelasnya.
Kendati demikian, Burhanuddin tetap menggarisbawahi, jajarannya pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM-Pidsus) menemukan fakta bahwa anak perusahaan Pertamina, yakni Pertamina Patra Niaga, melakukan pembelian minyak jenis RON 92 (pertamax), tapi yang diterima adalah RON 88 (premium) dan RON 90 (pertalite).
Setelah tiba di Indonesia, minyak yang diimpor itu lantas disimpan di depo milik PT Orbit Terminal Merak. "Dan dilakukan blending sebelum didistribusikan atau dipasarkan," kata Jaksa Agung. (P-4)
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
KPK menyatakan tidak mempermasalahkan batalnya Jamdatun Kejagung Narendra Jatna bersaksi dalam sidang ekstradisi buronan Paulus Tannos di Singapura karena sudah ada afidavit.
Kejaksaan Agung menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memeriksa eks pejabat BUMN terkait dugaan kebocoran anggaran.
Strategi Kejaksaan menelusuri fenomena regulatory capture atau penyanderaan kebijakan oleh kepentingan vendor sangat krusial dalam kasus ini.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Moody’s Ratings menurunkan outlook 7 emiten Indonesia menjadi negatif, termasuk TLKM, ICBP, dan UNTR. Simak daftar lengkap emiten yang terdampak di sini.
Nilainya mencapai lebih dari Rp 17 triliun jika dikonversikan dalam kurs Rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved