Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan sinergitas TNI-Polri terus terjaga. Hal ini disampaikan Kepala Korps Bhayangkara itu dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan.
"Kami TNI-Polri, bertekad untuk selalu memperkokoh sinergisitas dan soliditas dalam mempertahankan kedaulatan serta keamanan negara demi meraih cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045," kata Kapolri dalam sambutannya, Kamis (30/1).
Hal ini disampaikan Kapolri di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap kepala negara senantiasa dikaruniai kesehatan, kekuatan dalam memimpin bangsa dan negara Indonesia, serta selalu diberikan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.
"Selanjutnya, kami siap menerima direktif Bapak Presiden Republik Indonesia yang akan kami tindaklanjuti sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan," ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.
Untuk diketahui, Rapim TNI-Polri digelar sejak siang tadi. Rapim ini bertema Sinergisitas TNI-Polri Siap Mendukung Asta Cita Guna Terwujudnya Indonesia Emas 2045. Acara ini dihadiri 691 perwira tinggi dan perwira menengah TNI-Polri.
Hadir pula Presiden Prabowo Subianto yang membuka rapim tersebut. Kemudian, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Pangan Zulkifli Hasan. Mereka memberikan pembekalan terkait kebijakan dan strategi di bidang perekonomian dan pangan kepada personel TNI-Polri. (Yon/J-2)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Keputusan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/2/KEP/2026 tertanggal 27 Februari 2026.
ICW meminta KPK mengawasi 1.179 SPPG milik Polri karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan pengelolaan dana hingga Rp2,2 triliun per tahun.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved