Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima kejutan hadiah ulang tahun dari kader PDI-P pada acara bimbingan teknis anggota DPRD PDIP seluruh Indonesia di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat pada Jumat (24/1).
Hadiah tersebut berupa sejumlah lukisan bergambarkan sosok Megawati dengan berbagai gaya, salah satu lukisan itu bergambar Megawati menyerupai sosok srikandi yang sedang bersiap membidik dengan memegang anak panah. Seperti diketahui, Megawati baru saja berulang tahun yang ke-78 pada Kamis (23/1) kemarin.
Lukisan tersebut diterima Megawati dari salah satu perupa. Pada kesempatan itu, Megawati sempat bertanya kepada sang perupa terkait alasan menggambarkan dirinya sebagai seorang srikandi.
“Srikandi itu pahlawan perempuan, jadi memang pintar ini dia, pintar ini, bisa, bukan memanah aja, dia pintar perang. Tapi pertanyaannya bapak ini, ngapain kok nyarinya pakai srikandi?” ujar Mega di Grand Ballroom Theatre JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1).
Megawati mengatakan bahwa Srikandi adalah sosok perempuan hebat dalam tokoh pewayangan yak tak hanya pintar tapi juga mampu melibas lawannya di medan perang dalam waktu singkat.
“Srikandi itu satu-satunya perempuan ke medan perang, hanya srikandi, lainnya tidak bisa. Dan dia punya misi khusus untuk menghabisi lawan dalam satu hari, semua dihabisi lawan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mega kembali bertanya kepada perupa tersebut terkait sumber inspirasi sehingga menggambar sosok dirinya seperti srikandi. Megawati pun berkelakar jika dirinya dikonotasikan seperti Srikandi, lalu siapa yang harus diperanginya.
“Nah saya mau nanya, timbul inspirasi itu, karena begini, saya orang Jawa juga jadi ada namanya kayak, jadi gini di orang Jawa kapan sudah ada keinginan itu harus dilaksanakan, pertanyaan saya, kalau ini saya, saya disuruh mlintheng sopo (menyerang siapa)?” tanya Megawati.
Mendengar pertanyaan bernuansa candaan Mega tersebut, sang perupa dan seluruh hadirin yang ada di ruangan pun sontak bertepuk tangan dengan riuh dan tertawa.
“Bapak berani sebut tidak siapa?,” ujar Mega.
Pada salah satu bangku, terdengar kader PDIP berteriak dengan semangat dan mengatakan “Mulyonooooo,” pekiknya.
Sang perupa pun tidak menjawab pertanyaan Megawati, hal itu membuat Mega tertawa.
“Ternyata bapaknya nggak berani,” kata Mega sambil tertawa.
Diketahui, Megawati memberikan pembekalan kepada lebih dari 3 ribu kader partai yang mendapat amanah untuk menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di seluruh Indonesia pada Jumat, 24 Januari 2025. Arahan dari putri Soekarno ini digelar tertutup. (Dev/I-2)
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Proyek Monorel Jakarta merupakan salah satu proyek transportasi publik paling kontroversial dalam sejarah pembangunan Ibu Kota.
KETUA Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kader partainya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri menolak pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto dirasa sangat disayangkan.
Atmosfer perebutan gelar juara yang lebih kompetitif terjadi di kategori Nasional (Standar Bow) KU 12.
Renjana Cita Srikandi masih akan berlanjut sampai hari Minggu (19/5) dengan serangkaian acara yang dihadiri oleh Najwa Shihab, Marion Jola, Isyana Sarasvati dan masih banyak lagi.
Srikandi PLN Icon Plus menyelenggarakan kegiatan CSR di SDN 001 Bulang, Pulau Buluh, Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Atlet panahan legendaris Indonesia Kusuma Wardhani meninggal dunia pada usia 59 tahun.
Mereka menilai Arnod Sihite merupakan figur yang tepat, memiliki jaringan luas, dan sudah banyak berbuat untuk masyarakat Humbahas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved